Senin, 4 Mei 2026

Berita Nagan Raya

BPMA Selidiki Gelembung Gas di Nagan Raya, Nasri: Dugaan Sementara Gas Rawa

BPMA menurunkan tim ke Desa Gunong Cut, Nagan Raya untuk menyelidiki kemunculan gelembung gas pascabanjir.

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TELITI GELEMBUNG GAS - Kepala BPMA, Nasri Djalal dan Bupati Nagan Raya, TR Keumangan saat memberi keterangan kepada wartawan terkait kemunculan gelembung gas di Gunong Cut Darul Makmur, Nagan Raya, Selasa (6/1/2026) siang. Tim BPMA sudah meneliti gelembung gas yang muncul di daerah bekas bencana banjir tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • BPMA menurunkan tim ke Desa Gunong Cut, Nagan Raya untuk menyelidiki kemunculan gelembung gas pascabanjir.
  • Pemeriksaan awal menyimpulkan gelembung tersebut diduga gas rawa, meski masih perlu penelitian lanjutan.
  • Warga diminta menjauhi lokasi yang sudah dipasangi garis polisi demi keamanan hingga hasil pasti keluar.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menurunkan tim ke Kabupaten Nagan Raya terkait kemunculan gelembung gas yang sempat heboh dalam beberapa hari terakhir pascabanjir.

Tim turun ke Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya dipimpin langsung Ketua BPMA, Nasri Djalal bersama sejumlah anggota tim pada Selasa (6/1/2026).

Kedatangan tim dari Banda Aceh itu turut didampingi Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan, dan Wabup Raja Sayang, serta turut hadir sejumlah kepala SKPK, Kapolsek Darul Makmur, dan Danramil Darul Makmur, serta aparatur desa.

Tim melakukan pemeriksaan sejumlah gelembung gas yang muncul di pinggir sungai Desa Gunong Cut yang merupakan daerah yang sebelumnya sempat diterjang banjir pada 26 November 2025 lalu.

Pemeriksaan awal itu disimpulkan sementara bahwa gelembung gas yang muncul merupakan gas rawa.

Namun begitu, terkait fenomena alam tersebut, pihak BPMA akan menurunkan tim ahli memastikan pemeriksaan lebih lanjut, yakni apakah ada terkandung gas alam atau tidak ke depannya.

Baca juga: Warga Nagan Raya Temukan Gelembung Gas diLokasi Bekas Banjir, Saat Dibakar ke Luar Semburan Api

Kepala BPMA, Nasri Djalal kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah turun ke Nagan Raya meninjau ke lokasi guna memastikan terkait informasi gelembung gas yang sempat diduga adalah gas alam.

"Dari pemeriksaan, kemungkinan sementara bahwa adalah gas rawa," kata Nasri.

Namun begitu, tukas Nasri, pihaknya akan memastikan berapa besar hamparannya terkait gas rawa itu.

"Kita lihat sejauhmana karena sementara yang sudah ditemukan ada 20 titik di lokasi ini," jelasnya.

Nasri mengaku, sudah memeriksa dan melihat serta mengecek menggunakan multi gas detector bahwa tidak terdapat H20 (gas).

"Tapi ini kita tindaklanjuti untuk memeriksa secara menyeluruh apakah hamparan ini benar gas rawa atau ada potensi gas alam,' jelasnya. 

Baca juga: Bupati Nagan Raya TRK Turunkan Tim Tinjau Gelembung Gas di Desa Gunong Cut

Kepala BPMA meminta warga sejauh ini tidak mendekati dulu lokasi gelembung gas untuk penelitian lebih lanjut, yakni pada lokasi yang sudah ditarik garis polisi sehingga terhindari dari hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Bupati TR Keumangan menyampaikan apresiasi terkait turunnya tim dari BPMA ke Nagan Raya guna menindaklanjuti terkait gelembung gas yang sempat heboh beberapa hari terakhir ini.

Temuan ini mulai muncul setelah banjir besar melanda Nagan Raya pada 26 November 2025 lalu.

"Sebagaimana hasil dari BPMA bahwa kesimpulan sementara, semacam gas rawa," ujarnya.

Ia berharap, adanya pemeriksaan lebih lanjut lokasi tersebut sehingga bisa adanya kesimpulan pasti terkait gelembung gas tersebut.

"Kita juga berharap masyarakat tidak sembarang berada di lokasi ini sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut ke depan," imbau TRK.

Baca juga: Temuan Gelembung Gas di Eks Lokasi Banjir di Nagan, Pemkab Warning Warga Jangan Nyalakan Api

Seperti diberitakan, warga Nagan Raya dikejutkan penemuan gelembung gas dipinggir sungai kawasan Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur.

Gelembung diduga gas ditemukan di sejumlah titik itu lantaran saat dicoba bakar dengan korek api maka keluar semburan api membesar mirip gas alam.

Terkait temuan itu, tim Polsek Darul Maknur dan Koramil Darul Makmur telah turun ke lokasi bersana aparatur desa guna memastikan fenomena alam tersebut dan menarik garis polisi.

Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga menurukan tim serta melaporkan kepada Dinas ESDM Aceh dan BPMA terkait fenomena alam tersebut.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved