Jumat, 5 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Anggota DPR RI Minta Program Rehab-Rekon Libatkan Kontraktor Lokal dan Masyarakat Korban Banjir

“Program rehab rekon harus dirancang dengan melibatkan kontraktor lokal. Dengan begitu, kontraktor lokal dapat menjadi bagian dari solusi pemulihan,”

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Subur Dani
Serambinews.com
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, HT Ibrahim saat meninjau lokasi bencana di Pidie Jaya, Selasa lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, HT Ibrahim, meminta pemerintah agar pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana banjir melibatkan kontraktor lokal dan masyarakat terdampak secara langsung
  • Menurutnya, keterlibatan kontraktor lokal dan korban dalam proses pengerjaan sangat penting
  • Tidak hanya untuk mempercepat pemulihan wilayah, tetapi juga untuk membantu meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat korban bencana

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, HT Ibrahim, meminta pemerintah agar pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana banjir melibatkan kontraktor lokal dan masyarakat terdampak secara langsung. 

Baca juga: Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Buka Akses Nagan-Takengon

Menurutnya, keterlibatan kontraktor lokal dan korban dalam proses pengerjaan sangat penting, tidak hanya untuk mempercepat pemulihan wilayah, tetapi juga untuk membantu meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat korban bencana.

“Program rehab rekon harus dirancang dengan melibatkan kontraktor lokal. Dengan begitu, kontraktor lokal dapat menjadi bagian dari solusi pemulihan,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Dana Desa di Pidie Gagal Ditarik, Uang 100 Miliar ‘Mati’

Ia juga mendorong adanya program rehab-rekon yang dilaksanakan dengan skema swakelola.

Melalui mekanisme ini, masyarakat dapat terlibat langsung dalam perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Baca juga: Tiga Rumah di Banda Aceh Terbakar, Kerugian Mencapai Hampir Setengah Miliar Rupiah

Menurut pria yang akrab dipanggil Ampon Bram itu, pendekatan swakelola akan memberikan manfaat ganda.

Selain memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan lokal, program ini juga dapat membuka lapangan kerja sementara bagi korban bencana sehingga perputaran ekonomi di wilayah terdampak dapat kembali berjalan.

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Diminta Segera Lapor Kerusakan Rumah kepada Keuchik

Anggota Komisi XIII itu berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat menjadikan pelibatan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap program penanganan pascabencana. 

Dengan demikian, proses pemulihan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menguatkan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat korban banjir.(*)

Baca juga: Ramadhan Semakin Dekat, Wagub Aceh Fadhlullah Minta Renovasi Rumah Ibadah Pascabanjir Dipercepat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved