Berita Aceh Utara
Tinjau Aceh Utara, HRD Terima Aspirasi Pembangunan Huntara dan Pembersihan Lumpur
Tinjau Aceh Utara, HRD Terima Aspirasi Pembangunan Huntara dan Pembersihan Lumpur di Sejumlah Infrastruktur Publik
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh 2, H. Ruslan M Daud (HRD), melakukan kunjungan kerja ke Aceh Utara, Jumat, 9 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi pascabencana sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Muara Batu dan Sawang.
Dalam kunjungan tersebut, HRD didampingi mitra kerja dari sejumlah direktorat jenderal di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, serta Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Huntara Jadi Kebutuhan Mendesak Warga
Salah satu aspirasi paling mendesak yang disampaikan masyarakat adalah kebutuhan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana banjir.
Berdasarkan pendataan awal di lapangan, kebutuhan Huntara tersebar di dua kecamatan.
Untuk Kecamatan Sawang, di Desa Paya Rabo Lhok 76 KK, Lagang 24 KK, Lhok Kuyun 26 KK dan Babah Krueng 140 KK.
Sedangkan di Kecamatan Muara Batu, Desa Paloh Raya 50 KK, Bungkaih 121 KK, Teumpok Beurandang 23 KK, Ulee Madon dan Mane Tunong masing-masing 12 KK dan Teupin Banja 8 KK.
Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, HRD menegaskan bahwa Huntara merupakan solusi paling realistis dan mendesak untuk memastikan warga memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat sambil menunggu pembangunan hunian permanen.
Baca juga: HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Harap Dibangun Jembatan Bailey
“Huntara ini sangat penting, bukan hanya sebagai tempat tinggal sementara, tetapi untuk menjaga kesehatan, keamanan, dan martabat warga yang rumahnya terdampak.
Negara harus hadir dalam kondisi seperti ini, terlebih lagi menjelang bulan suci ramadhan yang sudah di depan mata.
Oleh karena itu, kita mendorong supaya kebutuhan Huntara dapat segera dibangun di setiap desa masing-masing bagi desa yang sudah memiliki lahan yang siap bangun” ujar HRD.
HRD menyampaikan bahwa Kementerian PU melalui Ditjen Prasarana Strategis akan segera melakukan verifikasi lahan serta pendataan kebutuhan Huntara, sebagai tahapan awal agar pembangunan dapat segera direalisasikan dan tepat sasaran.
“Saya sudah minta langsung ke tim Ditjen Prasarana Strategis untuk segera turun memverifikasi lahan dan data kebutuhan Huntara mulai hari ini. Kita ingin prosesnya cepat, akurat, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Lumpur
Selain Huntara, HRD juga menerima keluhan terkait lumpur yang masih mengendap tebal di berbagai infrastruktur publik, seperti sekolah, pasar rakyat, stadion olahraga, masjid, serta alur sungai.
Kondisi ini dinilai menghambat aktivitas pendidikan, ekonomi, dan ibadah masyarakat.
Menjawab keluhan tersebut, HRD memastikan bahwa penanganan akan segera dilakukan dengan mengerahkan dukungan lintas direktorat jenderal.
Baca juga: Respon Cepat HRD Turunkan Alat Berat Perbaiki Tanggul dan Jalan Putus di Babah Suak
| Dua Maestro Nasional Hadir di Unimal, Edukasi Mahasiswa Lewat Puisi, Lukisan dan Rapai Pase |
|
|---|
| Mahasiswa dan Pelajar Gelar Aksi Revegetasi dengan Tanam 600 Pohon Bernilai di Bantaran Sungai |
|
|---|
| Jadi Pengedar Sabu, Tiga Perempuan di Aceh Utara Ditangkap Polisi dalam Sebulan Terakhir |
|
|---|
| Personel Polres Aceh Utara Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani, Lari 12 Menit hingga Push Up Satu Menit |
|
|---|
| Menteri PU Resmikan Bendung Krueng Pase Aceh Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/HRD-dan-wakil-bupati-aceh-utara_kunjungi-korban-banjir.jpg)