Rabu, 6 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Menteri PU Resmikan Bendung Krueng Pase Aceh Utara

Percepatan rehabilitasi Bendung Krueng Pase merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pemulihan masyarakat

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO
KUNKER MENTERI PU - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh Utara untuk meresmikan kembali berfungsinya Bendung Krueng Pase, Selasa (5/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meresmikan kembali berfungsinya Bendung Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara
  • Percepatan rehabilitasi Bendung Krueng Pase merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pemulihan masyarakat
  • Panyang mengungkapkan, petani tercatat mengalami hingga 13 kali gagal panen sejak bendung tersebut rusak akibat banjir besar pada akhir 2020 lalu

Percepatan rehabilitasi Bendung Krueng Pase merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pemulihan masyarakat. DONI HANGGODO, Menteri Pekerjaan Umum 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meresmikan kembali berfungsinya Bendung Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (5/5/2026), setelah proyek rehabilitasi daerah irigasi tersebut rampung dilaksanakan. Bendungan rusak akibat banjir besar yang terjadi sejak akhir 2020 kemudian diperparah banjir bandang pada November 2025 lalu.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol pembuka pintu air bendung oleh Menteri Dody sebagai simbol dimulainya kembali aliran air irigasi ke ribuan hektare lahan pertanian masyarakat di wilayah Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bendung Krueng Pase yang berada di perbatasan Kecamatan Meurah Mulia dan Kecamatan Nibong, Aceh Utara. 

Turut hadir Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Asyari, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Jaffar, unsur Forkopimda, Muspida, serta tokoh masyarakat dan petani setempat.

“Percepatan rehabilitasi Bendung Krueng Pase merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga di Aceh Utara,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo.

Perbaikan ini didorong cepat agar air bisa kembali mengalir ke sawah masyarakat. “Harapannya petani di sembilan kecamatan di Aceh Utara dapat kembali menanam, dan panen minimal dua kali dalam setahun,” ujar Dody saat menyampaikan sambutan. 

Menurutnya, keberadaan Bendung Krueng Pase sangat vital bagi sistem pertanian di wilayah tersebut. Selama sekitar 4,5 tahun, bendung itu tidak dapat berfungsi optimal akibat kerusakan yang dipicu banjir besar pada penghujung tahun 2020. Proses rehabilitasi yang dimulai pada tahun anggaran 2025 juga sempat mengalami hambatan setelah kawasan itu kembali diterjang banjir bandang pada November 2025.

Meski demikian, pemerintah pusat melalui Kementerian PU terus mempercepat penyelesaian pekerjaan agar layanan irigasi dapat segera pulih dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat. 

Dody menjelaskan, rehabilitasi tersebut mencakup perbaikan jaringan irigasi utama dan pendukung, meliputi saluran induk sepanjang 32,82 kilometer, saluran sekunder 112,36 kilometer, serta jaringan tersier lainnya.(jaf

13 Kali Gagal Panen 

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi yang akrab disapa Panyang mengungkapkan, petani tercatat mengalami hingga 13 kali gagal panen sejak bendung tersebut rusak akibat banjir besar pada akhir 2020 lalu. Kondisi itu membuat banyak lahan sawah tidak dapat digarap secara optimal karena kekurangan pasokan air.

“Yang terpenting dan patut kita syukuri hari ini, Krueng Pase sudah kembali bisa difungsikan oleh petani di sembilan kecamatan. Selama lima tahun terakhir petani mengalami hingga 13 kali gagal panen,” ujar Tarmizi Panyang saat mendampingi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau Bendung Krueng Pase.(jaf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved