Jumat, 24 April 2026

Berita Bireuen

Bupati Bireuen Letak Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat, Ini Lokasinya

Amatan wartawan Serambinews.com (Serambi Indonesia), Yusmandin Idris, areal seluas 7 hektare telah dibersihkan, sebagian sudah dipasang pagar...

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
SEKOLAH RAKYAT – Bupati Bireuen, H Mukhlis ST didampingi pejabat lainnya, Senin (12/1/2026) melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah rakyat tahap ke II di Beunyot, Juli, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bupati Bireuen, H Mukhlis ST didampingi sejumlah pejabat lainnya, unsur Forkopimda serta PPK Pelaksanaan Prasarana  Strategis Aceh, Senin (12/1/2026) melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah rakyat di Bireuen.

Lokasi pembangunan di kawasan Desa Benyot Juli, Bireuen pada areal seluas 7 hektar diawali  zoom meeting dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Secara simbolis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto hadir langsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin.

Amatan wartawan Serambinews.com (Serambi Indonesia), Yusmandin Idris, areal seluas 7 hektare telah dibersihkan, sebagian sudah dipasang pagar, area juga telah diratakan. 

Dalam pertemuan tersebut, panitia mengambil tempat di bagian tengah lapangan dengan mendirikan sejumlah teratak sebagai tempat para tamu undangan.

Pada denah atau sketsa pembangunan sekolah rakyat  terdapat 24 item pembangunan mulai dari gedung serba guna, bangunan kelas 1-6 dua lantai, kelas 7-9 dua lantai, kelas 10-12 dua lantai.

Kemudian, ada masjid, lapangan upacara, pos jaga, guest house,  asrama putri SD, asrama putra SD, asrama putri SMP, asrama putra SMP. 

Selanjutnya, asrama putri SMA, asrama putra SMA, kantin SD, kantin SMP, kantin SMA dan  rumah ibadah.

Kemudian, ada dapur, rusun guru, reserver dan ruang pompa, genset dan ruang panel, lapangan basket dan lapangan bola

PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Reno Bayu Aji Kusprayogo ST MT dalam sambutannya antara lain mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen Pemerintah Pusat dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri.

Infrastruktur memiliki nilai yang sangat sakral khususnya dalam pendidikan.

“Pendidikan  adalah pondasi peradaban dan investasi jangka panjang yang akan menentukan posisi Aceh dalam peta persaingan global di masa depan,” ujarnya.

Baca juga: Ini Lokasi Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat di Lhokseumawe, Luas Lahan 8 Hektare

Reno Bayu Aji Kusprayogo mengatakan, area sekolah rakyat tahap II di Bireuen areanya mencapai 7 hektare, pekerjaan pembangunan fisik ditargetkan selesai pada tahun ajaran baru sekitar Juli mendatang.

 “Pembangunan telah dimulai beberapa waktu lalu, karena ada bencana alam sehingga sedikit molor pelaksanaan dan diharapkan rampung pada Juli bisa dimanfaatkan,” ujarnya.   

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved