Info USK
USK Ikut Serta dalam Rekonstruksi Aceh Berbasis Mitigasi Bencana
Rektor USK, Prof Dr Marwan, menyampaikan, bahwa USK mengusulkan pembangunan kembali wilayah terdampak melalui pendekatan Daerah Aliran Sungai (DAS)
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: IKL
Dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, Tim Satgas USK telah memulihkan lebih dari 640 sumur warga, membangun 6 unit filter air bersih dan 8 sumur bor, menyalurkan lebih dari 18 ton beras, serta mendistribusikan lebih dari 4.000 paket makanan higienis siap saji.
Selain itu, pendampingan psikososial telah diberikan kepada 1.260 anak korban banjir di empat kabupaten terdampak guna membantu pemulihan kondisi mental dan emosional mereka.
Penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut turut didukung oleh Rumah Amal USK, yang mengelola donasi dari sivitas akademika dan masyarakat umum secara transparan dan akuntabel untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dalam pemulihan pascabencana, USK juga melibatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang difokuskan pada daerah terdampak bencana, sebanyak 719 mahasiswa dikerahkan khusus dalam KKN Tematik Kebencanaan yang difokuskan pada sembilan kabupaten/kota, yakni Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Tenggara.
Para mahasiswa ini akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pemulihan sosial, lingkungan, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.
USK juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa yang terdampak langsung bencana, baik akibat kerusakan tempat tinggal, kehilangan sumber penghidupan keluarga, maupun dampak sosial ekonomi lainnya.
Sebagai bentuk empati dan keberpihakan, USK menetapkan kebijakan pembebasan dan pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak, disertai pendampingan akademik dan psikososial agar keberlangsungan studi mereka tetap terjaga.
Selain itu, Tim Satgas USK turut melakukan survei dan pendataan kerusakan terhadap infrastruktur, lahan pertanian, serta kawasan kehutanan yang terdampak bencana. Data tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses validasi dampak kerusakan yang tengah dilakukan oleh Tim R3P Provinsi Aceh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Satgas-USK.jpg)