Kamis, 30 April 2026

Berita Nagan Raya

Dinkes Nagan Raya Sigap Fogging Desa Terdampak Banjir untuk Cegah Penyakit

Dinas Kesehatan Nagan Raya bersama puskesmas gencar melakukan fogging di desa terdampak banjir.

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Dok Dinkes
FOGGING - Tim Dinkes Nagan Raya dan puskesmas melakukan fogging sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Darul Makmur. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Kesehatan Nagan Raya bersama puskesmas gencar melakukan fogging di desa terdampak banjir.
  • Kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan air sumur, pemantauan genangan, dan edukasi kebersihan lingkungan.
  • Langkah tersebut diharapkan mencegah penyakit menular pasca banjir seperti malaria, DBD, diare, dan infeksi pencernaan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya bersama jajaran puskesmas terus mengintensifkan kegiatan pengasapan (fogging) di sejumlah desa terdampak banjir.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan munculnya berbagai penyakit menular pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.

Saat ini, titik-titik fogging difokuskan di desa-desa dalam Kecamatan Darul Makmur yang menjadi salah satu kawasan paling terdampak bencana banjir.

Tim gabungan Dinkes dan puskesmas turun langsung ke lapangan untuk memastikan lingkungan masyarakat tetap sehat dan aman dari ancaman penyakit.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Nagan Raya, Hj Syarifah Burhani, SE, MSi didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Safrizal, SKM, menjelaskan, bahwa kegiatan ini mencakup beberapa aspek penting. 

“Selain melakukan fogging, tim juga memeriksa kualitas air sumur warga yang diduga terkontaminasi kuman e-coli, memantau genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk malaria, serta meninjau kondisi lingkungan sekitar masyarakat yang memungkinkan timbulnya penyakit pasca banjir,” ujar Safrizal.

Baca juga: Gandeng Dinkes Aceh Selatan, Rutan Tapaktuan Lakukan Fogging Blok Hunian

Desa Sasaran Fogging

Dalam minggu ini, tim kesehatan telah bergerak ke sejumlah desa di Kecamatan Darul Makmur untuk difogging, di antaranya Geulagang Gajah, Jati Rejo, dan Kayee Unoe. 

Desa-desa tersebut dipilih karena memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyebaran penyakit akibat masih adanya genangan air dan kondisi sanitasi yang belum sepenuhnya pulih.

Safrizal menegaskan, bahwa kegiatan fogging dan pemeriksaan lingkungan ini diharapkan mampu mencegah munculnya penyakit menular seperti malaria, demam berdarah, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sering terjadi pasca banjir.

“Kami berharap dengan langkah ini masyarakat dapat terhindar dari penyakit dan tetap sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Dinkes Nagan Raya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan kesehatan di wilayah terdampak banjir.

Selain fogging, pihaknya juga akan melanjutkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta memastikan air minum yang dikonsumsi benar-benar layak.

Baca juga: Puskesmas Kuta Alam Temukan Empat Kasus Baru DBD, Lakukan Penyemprotan Fogging

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Nagan Raya, khususnya di Kecamatan Darul Makmur, dapat segera pulih dari dampak banjir dan terhindar dari ancaman penyakit menular.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved