Banjir Landa Aceh
Pakai Dana BOSP 2, SMAN 3 Manyak Payed-Aceh Tamiang Rehabilitasi Mobiler
“Untuk SMA Negeri 3 Manyak Payed, rehabilitasi mobiler sudah selesai seluruhnya. Sebanyak 90 set meja dan kursi siswa kini kembali layak digunakan,”
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, KUALA SIMPANG - Akselerasi pemanfaatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026 untuk sekolah terdampak bencana mulai menunjukkan hasil.
Salah satu sekolah yang telah menuntaskan rehabilitasi sarana pembelajaran adalah SMA Negeri 3 Manyak Payed, Aceh Tamiang.
Rehabilitasi tersebut dilakukan menyusul persetujuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas usulan Pemerintah Aceh terkait fleksibilitas penggunaan Dana BOSP 2026 bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Sabtu (17/1/2026) mengatakan, rehabilitasi mobiler di SMAN 3 Manyak Payed telah rampung seluruhnya, mencakup meja dan kursi siswa yang sebelumnya rusak akibat banjir.
“Untuk SMA Negeri 3 Manyak Payed, rehabilitasi mobiler sudah selesai seluruhnya. Sebanyak 90 set meja dan kursi siswa kini kembali layak digunakan,” ungkap Murthala.
Ia menjelaskan, rehabilitasi dilakukan melalui skema perbaikan dan perakitan ulang, meliputi penggantian bagian meja dan kursi yang rusak, pembongkaran, pencucian, serta instalasi kembali.
Berdasarkan rencana anggaran biaya, satu paket rehabilitasi meja dan kursi diselesaikan dengan pendekatan efisiensi material plywood, sehingga anggaran tetap terkendali dan sesuai ketentuan teknis BOSP.
Saat ini sudah lebih dari 3000 set direhab di Tamiang, kata Murtala.
Baca juga: Mulai Besok, Kendaraan Besar Dilarang Lintasi Jembatan Krueng Tingkeum-Bireuen
Pendanaan rehabilitasi tersebut bersumber dari Dana BOSP Reguler Tahun 2026, sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, dengan mekanisme khusus bagi sekolah terdampak bencana.
Kemendikdasmen sebelumnya telah menegaskan bahwa satuan pendidikan terdampak diperbolehkan menggunakan Dana BOSP untuk pemeliharaan sarana prasarana melebihi batas normal, dengan syarat dilengkapi laporan kerusakan dan hasil pemeriksaan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) daerah.
Sebagai juru bicara Posko Bencana Aceh, Murthalamuddin mendorong sekolah-sekolah lain yang terdampak banjir agar segera menuntaskan proses rehabilitasi, baik mobiler maupun sarana pendukung pembelajaran lainnya, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terus terganggu.
“Pemerintah Aceh menempatkan pemulihan sektor pendidikan sebagai prioritas. Anak-anak harus segera kembali belajar dalam kondisi yang aman dan layak, meskipun di tengah situasi pascabencana,” katanya.(*)
banjir bandang dan longsor
Manyak Payed
Murthalamuddin
Murthala Murthalamuddin
MURTHALAMUDDIN Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh
Plt Kadisdik Aceh Murthalamuddin
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pelaksana-Tugas-Plt-Kepala-Dinas-Pendidikan-Aceh_Murthalamuddin.jpg)