Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Cegah Overload, Pemerintah Siapkan Timbangan Truk di Jembatan Bailey Kuta Blang

Pemerintah Aceh segera menyiapkan timbangan truk untuk mencegah kerusakan lanjutan pada jembatan bailey Kuta Blang, Bireuen

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh segera menyiapkan timbangan truk untuk mencegah kerusakan lanjutan pada jembatan bailey Kuta Blang, Bireuen
  • Kebijakan tersebut diambil demi kepentingan bersama dan kelancaran arus lalu lintas umum
  • Pemerintah Aceh berharap kepada semua pihak terutama pengusaha armada barang agar selalu memperhatikan tonase barang demi keselamatan bersama dan ketahanan infrastruktur jembatan

Saat ini sedang dikoordinasikan lokasi penempatan timbangan agar memastikan berat truk yang melintas tidak melebihi kapasitas. Muhammad MTA, Juru Bicara Pemerintah Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh mengambil langkah antisipatif dengan segera menyiapkan timbangan truk untuk mencegah kerusakan lanjutan pada jembatan bailey Kuta Blang, Bireuen. Kebijakan ini dilakukan menyusul adanya larangan sementara terhadap truk tronton melintasi jembatan akibat potensi kelebihan muatan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil demi kepentingan bersama dan kelancaran arus lalu lintas umum. “Kebijakan petugas tersebut untuk sementara harus dilakukan oleh pemerintah demi potensi kelebihan tonase tronton yang melintas. Ini tentu atas dasar temuan di lapangan penyebab patahnya lantai jembatan yang akhirnya mengakibatkan terganggunya lalu lintas via jembatan tersebut,” kata MTA, Senin (19/1/2026).

MTA menjelaskan, sebagai solusi, Pemerintah Aceh bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan timbangan truk guna memastikan kendaraan yang melintasi tidak melebihi kapasitas jembatan Bailey Kuta Blang. “Saat ini sedang dikoordinasikan lokasi penempatan timbangan agar memastikan berat truk yang melintas tidak melebihi kapasitas,” katanya.

Menurut MTA, Kementerian Perhubungan akan menyiapkan sebanyak dua timbangan truk yang nantinya akan ditempatkan di dua titik strategis, yakni dari arah Lhokseumawe dan dari arah Banda Aceh. “Dan penentuan titik penempatan timbangan ini tentu memerlukan lokasi yang representatif dan terpenuhi untuk penimbangan truk termasuk tronton,” jelasnya.

Pemerintah Aceh berharap kepada semua pihak terutama pengusaha armada barang agar selalu memperhatikan tonase barang demi keselamatan bersama dan ketahanan infrastruktur jembatan, “Petugas lapangan selama ini menggunakan data empiris estimasi tonase truk, namun atas kasus-kasus overload yang mengakibatkan rusaknya lantai jembatan maka kebijakan timbangan truk akan disegerakan,” jelasnya. “Mari sama-sama kita patuhi petugas. Karena hal ini untuk kepentingan bersama yang lebih luas,” pungkasnya.(ra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved