Pemulihan Aceh
Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Bersihkan Dayah Korban Banjir di Aceh Utara
Mahasiswa Universitas Malikussaleh yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Aceh Utara, terus bekerja membantu
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Malikussaleh, tersebut merupakan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.
- Dosen Pembimbing Lapangan KKN mahasiswa Universitas Malikussaleh Dr Nasruddin, SP, MSi, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Mahasiswa Universitas Malikussaleh yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Aceh Utara, terus bekerja membantu korban banjir.
Salah satunya dengan membersihkan dayah milik Adnan Awahab yang dipenuhi lumpur dan sampah akibat banjir di Desa Kuala Dua, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.
Kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Malikussaleh, tersebut merupakan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN mahasiswa Universitas Malikussaleh Dr Nasruddin, SP, MSi, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa.
Baca juga: Safrizal Pimpin Posko Rehab-Rekon Aceh
Menurutnya mahasiswa KKN harus hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.
"Inilah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKN 7 mahasiswa Universitas Malikussaleh, Fazli Ray Majid dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Selasa (20/1/2026) mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama seluruh anggota kelompok setelah melihat langsung kondisi dayah pascabanjir.
"Dayah ini tidak hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa meringankan beban Bapak Adnan Awahab dan warga sekitar," ujar Fazli.
Sementara itu, Paulus Ardi Pernando Berutu Ketua Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) Komisariat Universitas Malikussaleh yang tergabung sebagai anggota KKN Kelompok 7 menyatakan pentingnya solidaritas di tengah bencana.
Bencana sebutnya tidak bisa dihadapi sendiri. Tetapi perlu kebersamaan dan kepedulian.
"Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton,” tukasnya.
Adnan Awahab selaku pemilik dayah mengaku sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN yang membersihkan lingkungan dayah yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan kotoran akibat banjir.
Mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Malikussaleh berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi muda bisa terus tumbuh untuk membantu sesama.(*)
| Kutip Hadih Maja, Safrizal Ajak Aceh Bangun Harmoni dengan Alam |
|
|---|
| Kunjungi Pidie Jaya, Wamen Diktisaintek Apresiasi Dampak Nyata Pengabdian USK di Kawasan Bencana |
|
|---|
| Jembatan Apung Kepala Hiu Peusangan Beroperasi, Menghubungkan Pante Lhong dengan Pante Baro Kumbang |
|
|---|
| Fasilitas Olahraga Rusak Dihantam Banjir, Aceh Tamiang Gagal Jadi Tuan Rumah Event Bergengsi |
|
|---|
| Data Pascabencana Aceh Tengah 100 Persen Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dayah-hokl.jpg)