Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pembangunan Jembatan Permanen Krueng Tingkeum Dimulai, Target Rampung 8 Bulan

Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, resmi dimulai.

Editor: mufti
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Lancar – Sejumlah truk pada Jumat (16/1/2026) siang bergerak lagi melintasi jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen yang sempat ditutup dari pagi hingga siang. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, resmi dimulai.
  • Pembangunan jembatan permanen pengganti jembatan lama yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
  • Pembangunan jembatan permanen ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8  bulan ke depan hingga selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan pemancangan tiang fondasi pertama yang dilakukan di lokasi jembatan pada hari Selasa (20/1/2026).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Perwakilan Aceh, Heri Yugiantoro, mengatakan tahap awal ini menjadi langkah penting dalam pembangunan jembatan permanen pengganti jembatan lama yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

“Kami ada di lokasi jembatan. Untuk jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang dilakukan pemancangan tiang fondasi yang pertama hari ini," ujar Heri saat dikonfirmasi Serambi. Ia menjelaskan, anggaran pembangunan jembatan tersebut telah diusulkan ke pemerintah pusat. Namun hingga saat ini, besaran alokasi anggaran masih belum dikunci. “Anggarannya sudah kami usulkan ke pusat, belum ada informasi alokasi yang disediakan. Yang utama adalah jembatan permanen ini segera selesai dan berfungsi," katanya.

Menurut Heri, pembangunan jembatan permanen ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8  bulan ke depan hingga selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat. Jembatan baru ini, kata Heri, akan dibangun di sisi hilir jembatan eksisting (jembatan yang sudah ada) untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. "Dibuat jembatan baru di sisi hilir jembatan eksisting," katanya.

Heri melanjutkan, bahwa setelah tahap pemancangan tiang fondasi, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembesian dan pengecoran cap pile, pembangunan abutment dan pilar. Selanjutnya dilakukan pemasangan bangunan atas, pembesian lantai, pengecoran sistem lantai, hingga pengaspalan. "Terakhir, pemasangan komponen pelengkap jembatan, finishing," tuturnya. Heri menambahkan, jembatan lama sepanjang 120 meter yang saat ini disambungkan dengan bailey akan tetap dipertahankan.

Sebagai diketahui, Jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang sebelumnya terputus usai diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu. Putusnya jembatan tersebut menyebabkan terganggunya mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antara Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara.(ra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved