Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Besok, Mendagri Tito Karnavian Kembali Kunjungi Korban Banjir Aceh Timur

Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa percepatan pemulihan pascabencana di Aceh menjadi prioritas nasional.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Maulidi Alfata
MENDAGRI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian, berbincang dengan pengungsi di tenda saat mengunjungi korbab banjir di Lokop- Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur dalam beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, dijadwalkan kembali meninjau langsung dampak banjir di Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (22/1/2026).
  • Kunjungan ini difokuskan untuk melihat kondisi kerusakan infrastruktur yang parah akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
  • Titik utama kunjungan Mendagri adalah Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat setelah akses penghubung antar-kabupaten terputus.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, dijadwalkan kembali meninjau langsung dampak banjir di Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (22/1/2026).

Kunjungan ini difokuskan untuk melihat kondisi kerusakan infrastruktur yang parah akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan agenda resmi yang diterima Setambinews.com, titik utama kunjungan Mendagri adalah Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat setelah akses penghubung antar-kabupaten terputus.

Rombongan Mendagri akan tiba menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Bola Pasi Tinggi, Gampong Pante Labu, pada koordinat 4.947327, 97.5027 pada pagi hari.

Setibanya di lokasi pendaratan, Mendagri akan disambut langsung oleh Pj Bupati Aceh Timur beserta jajaran Forkopimda sebelum bergerak menggunakan kendaraan darat menuju lokasi bencana.

Baca juga: Hari Ke-55 Pascabanjir, Kayu Masih Menumpuk di Desa Rantau Panjang-Aceh Timur 

Fokus utama peninjauan adalah ruas jalan yang putus total yang menghubungkan Gampong Pante Labu (Aceh Timur) dengan Kecamatan Langkahan (Aceh Utara).

Jalur ini merupakan urat nadi transportasi warga yang lumpuh total akibat terjangan banjir besar beberapa waktu lalu.

Perjalanan dari titik pendaratan menuju lokasi kerusakan jalan diperkirakan memakan waktu sekitar 15 menit.

Kehadiran Mendagri diharapkan dapat mempercepat langkah taktis pemerintah pusat dalam memberikan bantuan rehabilitasi infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak berat.

Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa percepatan pemulihan pascabencana di Aceh menjadi prioritas nasional.

Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan upaya masif pemerintah daerah dan BNPB dalam pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi para pengungsi di wilayah pedalaman Aceh Timur.(*)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved