Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Timur

14 KK Korban Kebakaran di Peunaron Terima Bantuan Pemkab Aceh Timur

Saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar 61 jiwa terdampak dapat terpenuhi untuk beberapa hari ke depan.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
KEBAKARAN - Camat Peunaron, Muhammad Ishak, sedang berbincang dengan korban pemilik ruko di Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, terkait bantuan-bantuan yang dibutuhkan, Jumat (23/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  •  Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) korban kebakaran ruko di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
  • Bantuan logistik tersebut langsung disalurkan ke lokasi kejadian untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
  • Saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar 61 jiwa terdampak dapat terpenuhi untuk beberapa hari ke depan. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI — Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) korban kebakaran ruko di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Bantuan logistik tersebut langsung disalurkan ke lokasi kejadian untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Jumat (23/1/2026) malam, di tengah kondisi gelap akibat pemadaman listrik di wilayah terdampak.

Meski demikian, proses bongkar muat logistik berlangsung cepat berkat kerja sama personel TNI dari Yon-TP, Polri, serta tim BPBD Aceh Timur yang mengerahkan truk taktis dan mobil bak terbuka.

Saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar 61 jiwa terdampak dapat terpenuhi untuk beberapa hari ke depan.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako siap saji, kasur, tikar, selimut, handuk, peralatan mandi, serta tenda pleton yang digunakan sebagai posko pengungsian sementara.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas, Titik Api Bertambah, BPBD Sulit Mobilisasi Alat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Saharani, mengatakan bahwa bantuan disiapkan segera setelah laporan kebakaran diterima.

“Begitu laporan masuk, bantuan langsung kami siapkan dan antar ke lokasi. Kami ingin memastikan warga tidak menunggu terlalu lama dalam kondisi sulit,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan logistik, pemerintah daerah juga bergerak cepat menangani persoalan administrasi kependudukan.

Sejumlah warga dilaporkan kehilangan dokumen penting seperti KTP dan Kartu Keluarga yang ikut terbakar.

Camat Peunaron, H. Muhammad, memastikan pendataan korban telah rampung dan telah dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Timur.

“Kami mengusulkan pencetakan ulang dokumen kependudukan warga yang terbakar agar dapat diproses secara prioritas,” tegasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - SPBU Kuala Berkah Sigli Terbakar, Satu Warga Alami Luka Bakar

Kebakaran hebat tersebut terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala dan api baru berhasil dijinakkan dua jam kemudian setelah tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dampak ekonomi yang ditimbulkan cukup besar.

Kerugian materiil akibat kebakaran ruko di kawasan pusat perbelanjaan tersebut, termasuk bangunan dan barang dagangan di dalamnya, ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Ke depan, pihak desa akan berkoordinasi dengan Baitul Mal untuk membahas kemungkinan bantuan pemulihan jangka panjang bagi para korban, khususnya mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved