Sabtu, 25 April 2026

Banda Aceh

Masuk UIN Ar-Raniry Jalur Afirmatif Terdampak Bencana, Biaya Daftar Gratis Jalur Tahfidz-Prestasi

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memberlakukan kebijakan afirmatif pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) lokal tahun 2026...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO/HUMAS UIN AR-RANIRY
UIN - Koordinator Pusat Admisi UIN Ar-Raniry, Muammar Yulian. Masuk UIN Ar-Raniry Jalur Afirmatif Terdampak Bencana, Biaya Daftar Gratis Jalur Tahfidz-Prestasi. 

 

Ringkasan Berita:
  • UIN Ar-Raniry Banda Aceh menerapkan kebijakan afirmatif PMB 2026 dengan membebaskan biaya pendaftaran bagi calon mahasiswa dari kecamatan terdampak bencana.
  • Kebijakan ini berlaku untuk Jalur Tahfidz (minimal hafal 10 juz) dan Jalur Prestasi bagi siswa berprestasi tingkat kabupaten/kota.
  • Langkah tersebut sebagai komitmen UIN Ar-Raniry dalam pemerataan akses pendidikan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memberlakukan kebijakan afirmatif pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) lokal tahun 2026. Kebijakan ini berupa pembebasan biaya pendaftaran bagi calon mahasiswa dari kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya melalui Jalur Tahfidz dan Jalur Prestasi.  

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman melalui Koordinator Pusat Admisi, Muammar Yulian menjelaskan, Jalur Tahfidz dibuka bagi calon mahasiswa yang memiliki sertifikat hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz, dengan pendaftaran pada April 2026. 

“Sementara Jalur Prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki rekam jejak juara di bidang akademik maupun non-akademik minimal tingkat kabupaten/kota, yang akan dibuka pada Mei 2026 mendatang,” jelas Muammar di kampus setempat, Banda Aceh, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: VIDEO - UIN Ar-Raniry Gandeng Universitas Garut, Perkuat Kolaborasi Akademik

Koordinator Pusat Admisi itu menyampaikan, melalui berbagai jalur penerimaan, program studi yang relevan, serta komitmen kuat terhadap pemerataan akses pendidikan, UIN Ar-Raniry menegaskan diri sebagai kampus masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkeadilan sosial.
 
Dikatakan, kampus ini berupaya menghadirkan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang menghadapi keterbatasan akibat bencana. “Kami ingin memastikan bahwa akses pendidikan tetap terbuka bagi semua, termasuk mereka yang terdampak bencana. Pendidikan adalah hak, bukan beban,” tutup Muammar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved