Kamis, 21 Mei 2026

Sagoe UIN Ar Raniry

Keunggulan Fakultas Saintek UIN Ar-Raniry, Akreditasi Sejumlah Prodi hingga Prospek Kerja

Prof Dr Ir Muhammad Dirhamsyah MT IPU menegaskan, kampus bukan sekadar tempat kuliah, melainkan ruang tumbuh bagi mahasiswa.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: IKL
Humas UIN Ar Raniry
Tim Penelitian Baterai Mobil Listrik Fakultas Saintek UIN Ar-Raniry saat melakukan eksperimen pembuatan nanopartikel, di laboratorium kampus setempat, Banda Aceh, beberapa waktu lalu. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu fakultas unggulan yang mampu menjawab tantangan zaman. Dengan enam program studi yang telah terakreditasi, Saintek menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin menyiapkan diri menghadapi dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.  

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg melalui Dekan Fakultas Saintek, Prof Dr Ir Muhammad Dirhamsyah MT IPU menegaskan, kampus bukan sekadar tempat kuliah, melainkan ruang tumbuh bagi mahasiswa.

“Di Saintek, mahasiswa tidak hanya mengejar gelar, tetapi menjawab kebutuhan masyarakat, belajar berpikir jernih, bekerja teliti, berani mencoba, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman melalui pengetahuan dan teknologi yang dipelajari,” ujarnya kepada Serambi, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Saintek UIN Ar-Raniry Ajak Calon Mahasiswa Baru Manfaatkan Jalur SNBP-SNBT 2026

Saat ini, Saintek membina 1.932 mahasiswa aktif dengan dukungan 61 dosen dan 30 tenaga kependidikan. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga aktif di laboratorium, riset kolaboratif, lomba inovasi, hingga kegiatan kewirausahaan. Prestasi mereka pun menembus tingkat nasional dan internasional, mulai dari kompetisi OASE, IPCE, hingga ajang perfilman Asia Tenggara.  

Keunggulan akademik Saintek tercermin dari akreditasi prodi yang dimilikinya. Program Studi Kimia dan Biologi telah terakreditasi Unggul, sementara Teknik Lingkungan, Arsitektur, dan Teknologi Informasi terakreditasi Baik Sekali. Adapun Teknik Fisika terakreditasi Baik dan bahkan mulai menarik mahasiswa internasional asal Nigeria. “Akreditasi bukan sekadar label, tetapi jaminan proses belajar dijalankan secara serius dan bertanggung jawab,” ucap Prof Dirhamsyah.  

Baca juga: VIDEO - UIN Ar-Raniry Gandeng Universitas Garut, Perkuat Kolaborasi Akademik

Melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa juga memperoleh kesempatan belajar di luar program studi dan bahkan di luar kampus. Mereka dapat mengikuti perkuliahan, riset kolaboratif, proyek inovasi, maupun magang yang melibatkan dosen-dosen dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. 

Selain itu, Saintek juga membuka jendela ke dunia internasional. Dosen dan mahasiswa fakultas ini pernah terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat di Thailand. Mereka yang terlibat tidak hanya membawa pengetahuan, tetapi juga belajar tentang kerja lintas budaya dan kolaborasi global. Hal ini menanamkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan tidak mengenal batas geografis. Kemudian, program Studi Teknik Fisika, kini menarik mahasiswa internasional asal Nigeria untuk belajar bersama mahasiswa lokal. 

Baca juga: VIDEO Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum di UIN Ar-Raniry

Dikatakan, prospek kerja lulusan Saintek terbukti cerah. Alumni telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari lembaga pemerintah, industri energi, konstruksi, manufaktur, hingga startup teknologi. Kisah sukses alumni seperti Nadia Violantika yang bekerja di industri feronikel, dan Fatria Al-Kautsar Syafri yang menjadi supervisor keselamatan kerja di perusahaan pertambangan

“Lulusan Saintek mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata di sektor industri strategis, sekaligus menegaskan, proses pendidikan di kampus memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan dunia kerja,” pungkasnya(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved