Selasa, 28 April 2026

Banjir Landa Aceh

Guru SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng: “Entah Kapan Sekolah Kami Bersih”

Di tengah kompleks sekolah, lumpur masih menggunung setinggi lebih dari satu meter, bahkan menyisakan genangan air

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS/Yusmandin Idris
Guru - Guru SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Jumat (23/1/2026) duduk di halaman sekolah mereka melihat tumpukan lumpur. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

Kini, SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng bukan hanya berjuang untuk kembali bersih, tetapi juga untuk mengembalikan semangat belajar ratusan siswa dan guru yang setiap hari harus menghadapi kenyataan pahit: sekolah mereka masih terkubur lumpur.

“Pembersihan dilakukan pihak sekolah mulai dari guru dan siswa kemudian dari jajaran Cabang Dinas serta jajaran TNI dan unsur lainnya, tapi hingga saat ini masih dipenuhi endapan lumpur.

Khairurrazi salah seorang guru sekolah tersebut mengatakan, SMAN 1 Peusangan Siblah Kreung terdapat sejumlah bangunan untuk ruangan belajar, khusus ruangan belajar ada sembilan ruangan sudah bersih, ruang UKS dan ruang guru dan kepala sekolah ada yang sudah bersih, laboratorium sudah bersih namun seluruh peralatan rusak.  

Jumlah murid mencapai 170 orang dan jumlah guru mencapai 60 orang. 

Beberapa waktu lalu ada bantuan alat berat dari Dinas Pendidikan dikirim Gubernur Aceh, namun belum seluruhnya lumpur dibersihkan. 

Menyangkut prasarana sekolah semuanya hancur karena saat banjir bandang ketinggian air mencapai 2 meter lebih, peralatan sekolah, peralatan di laboratorium terendam semua, termasuk salah satu televisi ukuran besar yang baru dua hari sebelum banjir tiba ikut terendam, ujarnya. (*)

Baca juga: Rumput di Atap Sekolah: Potret Luka Banjir di SDN 5 Peusangan Siblah Krueng Bireuen, Aceh

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved