Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Truk Bawa CPO Siap Bongkar Muatan Lebih di Terminal Bireuen, Sopir: Jangan Ada Pilih Kasih

“Kita juga siap bongkar muatan atau mengurangi muatan, apabila setelah ditimbang beban kami bawa melebihi batas muatan 30 ton untuk dapat melewati...

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Timbangan - Para sopir truk bermuatan CPO melihat truk sedang naik timbangan di terminal Peusangan Bireuen, Senin (26/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sopir truk pengangkut CPO di Terminal Peusangan, Bireuen, menjalani penimbangan uji beban.
  • Sopir menyambut baik kebijakan ini dan menyatakan siap mengurangi muatan jika melebihi batas maksimal 30 ton, asalkan diterapkan adil tanpa pilih kasih.
  • Seorang sopir menyebut muatan truknya mencapai 31 ton dan siap membongkar ke truk kosong lain agar sesuai aturan.
  • Proses penimbangan dilakukan transparan: hasil ditampilkan di layar monitor dan dicatat detail oleh petugas, sehingga sopir memahami aturan.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Para sopir truk yang umumnya membawa CPO masuk terminal Peusangan, Bireuen naik timbangan uji beban di terminal tersebut.

Sejumlah sopir mengaku sangat berterimakasih dan mereka siap bongkar asal tidak ada pilih kasih. 

Husen (38) salah seorang sopir truk tangki membawa CPO,  Senin (26/1/2026) yang sedang melihat kendaraan lain untuk naik timbangan portable dengan sistem Weigh in Motion (WIM) mengatakan, mereka mengucapkan terima kasih dengan adanya pelayanan penimbangan berat kenderaan ini.

“Kita juga siap bongkar muatan atau mengurangi muatan, apabila setelah ditimbang beban kami bawa melebihi batas muatan 30 ton untuk dapat melewati jembatan bailey Kutablang dan jangan ada pilih kasih,” ujarnya. 

Disebutkan, muatan CPO di truk yang ia bawa setelah ditimbang beban total dengan berat truk semua 31 ton, beban lebih siap dibongkar ke truk lain.

“Untuk beban lebih itu juga siap kami bongkar ke mobil truk tangki kosong yang sedang dalam perjalanan dari arah Medan ke terminal Matang Geulumpang Dua,” ujarnya.  

Baca juga: Ingat! Truk Wajib Tunjukkan Surat Bukti Penimbangan di Jembatan Bailey Kuta Blang

Husen menyebutkan, CPO dibawa dari Meulaboh tujuan ke Medan, Belawan sebagai bahan baku untuk minyak goreng.

Amatan wartawan Serambinews.com (Serambi Indonesia), Yusmandin Idris, para sopir truk selain melihat teknis uji timbangan juga melihat layar monitor tentang hasil uji timbangan dan mereka mengaku akan mengikuti arahan dari penguji kendaraan. 

Setiap truk naik timbangan, petugas mencatat secara detail berat kendaraan dan diperlihatkan para awak truk dan mereka memahami kebijakan tersebut.

“Kalau muatan lebih kami siap bongkar ke truk lain dan setelah bongkar.uji timbangan lagi, kalau sudah dibawah 30 ton kami berangkat langsung ke Medan,” ujar Husen dan beberapa sopir lainnya.(*)


 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved