Berita Bireuen
Personel Polres Bireuen Bersihkan Lumpur di TK Ash-Shafiyah Peusangan
Puluhan personel Polres Bireuen bergotong royong membersihkan lumpur pascabanjir di TK Ash-Shafiyah, Peusangan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Puluhan personel Polres Bireuen bergotong royong membersihkan lumpur pascabanjir di TK Ash-Shafiyah, Peusangan.
- Aksi sosial ini bertujuan memulihkan lingkungan belajar agar anak-anak kembali ceria dan aman bersekolah.
- Pihak yayasan dan guru menyampaikan apresiasi atas bantuan yang menyalakan kembali harapan pendidikan anak-anak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Puluhan personel Polres Bireuen kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi gotong royong membersihkan endapan lumpur di lingkungan TK Ash-Shafiyah, Peusangan, Bireuen.
Kegiatan ini berlangsung di Dusun Balee Kuning, Gampong Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut.
Aksi sosial ini melibatkan personel dari berbagai sektor dan pos, dipimpin oleh AKP Suharto serta diketuai di lapangan oleh Bimas Polres Bireuen, AKP Azharuddin, bersama jajaran lainnya.
Dengan peralatan sederhana, para personel Polri bekerja tanpa mengenal lelah, menyisir setiap sudut halaman sekolah yang tertutup lumpur tebal.
Tujuan kegiatan ini bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan pendidikan, tetapi juga membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Lingkungan belajar yang bersih dan aman diharapkan mampu memulihkan semangat anak-anak agar tetap ceria dan siap menatap masa depan.
Baca juga: Polres Bireuen Turun Tangan Bersihkan Fasum di Gampong Kulu Pascabanjir
Ketua Yayasan Pendidikan Tgk Hasan Ibrahim Kepala Nanggroe, Hj Zulfa Maknun (67), turut hadir mendampingi personel Polri di lokasi.
Kehadirannya menjadi simbol sinergi antara lembaga pendidikan dan aparat negara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak sebagai amanah bersama.
Zulfa menjelaskan, yayasan berdiri sejak 2015, sementara unit pendidikan Ash-Shafiyah mulai berjalan pada 2018 dengan TK, PAUD, dan TPA.
Kepala TK Ash-Shafiyah, Farhana MPd (57), menuturkan, bahwa jumlah peserta didik mencapai 70 anak dengan 10 tenaga pendidik.
Saat banjir melanda, air setinggi satu meter merendam ruang PAUD dan TPA, meninggalkan endapan lumpur hingga 70 cm.
Meski lokasi TK berada di lantai lebih tinggi, musibah ini tetap mengganggu aktivitas belajar.
Baca juga: Puluhan Anggota Polres Bireuen Bersihkan Lumpur di TK Tursina
Farhana menekankan bahwa anak-anak adalah kelompok paling rentan, sehingga hak belajar mereka harus segera dipulihkan.
Polres Bireuen
Anggota Polres Bireuen
polisi bersihkan sekolah
TK Ash-Shafiyah Peusangan
Bireuen
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Sentra Kue Bhoi Produksi Ibu-ibu UMKM di Pandrah Bireuen Ramai Pembeli, Masak di Lokasi Jualan |
|
|---|
| UMKM Kue Bhoi Pandrah, Simbol Pemberdayaan Kaum Ibu dan Pelestarian Kuliner Aceh |
|
|---|
| Jembatan Bailey Kutablang Ditutup 3 jam, Empat Keping Lantai Patah Usai Dilintasi Truk Overload |
|
|---|
| Empat Keping Lantai Jembatan Bailey Kutablang Patah, Diduga Akibat Truk Overload |
|
|---|
| Kasus Dua Remaja Meninggal di Peudada, Ini Pengakuan Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polisi-bersihkan-lumpur-di-TK.jpg)