Selasa, 21 April 2026

Berita Nagan Raya

Bupati Panggil Semua Pimpinan PMKS di Nagan, Tegaskan Wajib Patuhi Harga Sawit dan Ancam Cabut Izin

“Ini saya sampaikan dengan sangat tegas. PMKS wajib membeli TBS masyarakat sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Tidak ada alasan dan...

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Dok Kominfo
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan pertemuan dengan pimpinan PMKS di ruang bupati, Senin (26/1/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan (TRK) memanggil seluruh pimpinan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di wilayahnya.
  • Dalam pertemuan resmi, TRK menegaskan PMKS wajib membeli tandan buah segar (TBS) masyarakat sesuai harga pemerintah, tanpa alasan atau toleransi.
  • RK mengakui harga sawit rakyat di Nagan Raya sering tertinggi di Barat Selatan Aceh, namun masih ada permainan harga, terutama menjelang meugang, Ramadhan, dan Hari Raya.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya Dr TR Keumangan memanggil semua Pimpinan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Nagan Raya.

Dalam pertemuan itu, TRK sapaan Bupati meminta PMKS agar wajib membeli tandan buah segar (TBS) milik masyarakat sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati TRK dalam pertemuan resmi dengan para pimpinan PMKS di ruang kerja Bupati yang turut dihadiri Plt Sekda Zulkifli, Senin, (26/1/2026) siang.

Bupati menekankan bahwa tidak ada ruang tawar-menawar, alasan, maupun toleransi bagi PMKS yang membeli sawit masyarakat di bawah harga ketentuan.

“Ini saya sampaikan dengan sangat tegas. PMKS wajib membeli TBS masyarakat sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Tidak ada alasan dan tidak ada dalih,” tegas TRK.

Bupati mengingatkan agar PMKS tidak bermain-main dengan harga sawit, karena harga TBS menyangkut hajat hidup petani, stabilitas ekonomi masyarakat, dan perekonomian daerah.

Menurutnya, kehadiran PMKS di Nagan Raya harus memberikan dampak ekonomi yang positif, bukan justru menekan dan merugikan masyarakat.

“PMKS harus menjadi mitra yang baik bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah. Kehadirannya harus membawa kesejahteraan, bukan keresahan, harus menguatkan ekonomi rakyat, bukan melemahkannya,” ujar TRK.

Baca juga: Temui Bupati TRK, BNPB: Percepat Bangun Huntara di Nagan Libatkan Banyak Vendor

Permainan Harga Sawit

Bupati TRK juga mengakui bahwa selama hampir satu tahun terakhir sejak kepemimpinan nya di Nagan Raya, harga sawit rakyat di Kabupaten tersebut tercatat sering sebagai yang tertinggi di wilayah Barat Selatan Aceh. 

Namun demikian, ia mengakui masih ditemukan permainan harga dengan dalih-dalih tertentu, terutama menjelang momentum meugang, bulan Ramadhan, dan Hari Raya, di mana harga TBS petani kerap mengalami penurunan.

“Ini yang menjadi perhatian kami dan alasan para pimpinan PMKS kami panggil hari ini. Tolong ditertibkan dan diperbaiki,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati TRK kembali menegaskan komitmennya bahwa selama masa kepemimpinannya, harga sawit rakyat wajib dibeli sesuai ketentuan. 

Ia menegaskan tidak akan ragu dan tidak akan kompromi untuk menutup serta mencabut izin usaha PMKS yang terbukti melanggar ketentuan harga.

“Siapa pun yang melanggar, saya tidak akan kompromi. Aturannya jelas,” tegas TRK.

Perusahaan Pemegang HGU

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved