Minggu, 31 Mei 2026

Gerhana Matahari

Terjadi 43 Kali Gerhana Matahari dan Bulan Sejak 2017 hingga 2026, Ini Rinciannya

Gerhana merupakan peristiwa astronomi ketika cahaya dari suatu benda langit terhalang oleh benda langit lainnya. Gerhana Matahari terjadi saat

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Tgk Ismail Is, Dosen Ilmu Falak Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe 

Gerhana Bulan Penumbra, Bulan hanya masuk ke bayangan luar (penumbra) Bumi sehingga tampak redup. Untuk mengamatinya secara jelas diperlukan teleskop.

Data Gerhana 2017–2026

Ahli Falak Aceh sekaligus Dosen Ilmu Falak Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Dr Tgk Ismail Is, Kamis (29/1/2026) menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, sejak 2017 hingga 2026 terjadi 43 kali gerhana, baik gerhana Matahari maupun gerhana Bulan.

Rinciannya sebagai berikut:

2017: 4 kali gerhana
2018: 4 kali gerhana
2019: 5 kali gerhana
2020: 6 kali gerhana
2021: 4 kali gerhana
2022: 4 kali gerhana
2023: 4 kali gerhana
2024: 4 kali gerhana
2025: 4 kali gerhana
2026: 4 kali gerhana

“Seluruh peristiwa gerhana tersebut merupakan fenomena alam yang dapat dihitung dan diprediksi secara ilmiah melalui kajian ilmu falak,” ujar Tgk Ismail Is.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved