Berita Banda Aceh
Cek Jajanan di Warkop, Petugas BBPOM Aceh Temukan Kerupuk Mengandung Boraks
Petugas BBPOM Aceh bersama Pramuka menemukan kerupuk tempe dan kerupuk kuning di sejumlah warkop Banda Aceh mengandung boraks.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Petugas BBPOM Aceh bersama Pramuka menemukan kerupuk tempe dan kerupuk kuning di sejumlah warkop Banda Aceh mengandung boraks.
- Temuan ini berasal dari kegiatan rutin “Sanger Ureung Aceh” yang bertujuan memastikan pangan aman dikonsumsi masyarakat.
- Selain pengawasan, BBPOM juga memberi edukasi, apresiasi, dan stiker khusus bagi warkop yang bebas produk berbahaya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh di Banda Aceh menemukan ada kerupuk yang dijajakan pada sejumlah warung kopi (warkop) di Banda Aceh mengandung boraks.
Penemuan itu saat petugas BBPOM dibantu tim dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh dan Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Aceh melakukan pemeriksaan, Rabu (28/1/2026).
Pemeriksaan jajanan itu merupakan bagian dari kegiatan ‘Sanger Ureung Aceh’, program yang rutin dilaksanakan oleh tim BBPOM Aceh.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pangan yang disajikan di warung kopi aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.
Dalam pelaksaannya kali ini, Tim BBPOM dan Saka POM menyasar lima warung kopi populer di Banda Aceh.
Mereka melakukan pengujian sederhana terhadap bahan pangan, pemantauan sarana dan pengelolaan pangan, serta edukasi langsung kepada pemilik usaha.
Baca juga: Jual Obat Tradisional Ilegal, BBPOM Aceh Serahkan Seorang Tersangka & Barang Bukti ke JPU Aceh Barat
Berdasarkan hasil pengujian lapangan, BBPOM Aceh menemukan dua sampel produk pangan yang terindikasi mengandung bahan berbahaya boraks, masing-masing pada kerupuk tempe dan kerupuk kuning.
Selanjutnya, sampel tersebut akan dilakukan uji konfirmasi di Laboratorium BBPOM Aceh untuk memastikan hasil temuan secara ilmiah.
Yanti selaku Penanggung Jawab Kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan ‘Sanger Ureung Aceh’ merupakan upaya nyata BBPOM Aceh dalam mendekatkan pengawasan pangan ke tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada pelaku usaha dan konsumen agar semakin peduli terhadap keamanan pangan,” katanya.
“Warung kopi sebagai ruang publik memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran pangan aman,” ujar Yanti.
Selain itu, BBPOM Aceh juga menghadirkan layanan informasi melalui pojok layanan serta pameran produk obat dan makanan hasil temuan BBPOM yang tidak memiliki izin edar atau bersifat ilegal.
Baca juga: Tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Periksa Jajanan Warkop di Banda Aceh
Sebagai bentuk apresiasi, BBPOM Aceh menyerahkan stiker ‘Sanger Ureung Aceh’ kepada warung kopi yang tidak ditemukan produk ilegal maupun bahan berbahaya.
BBPOM Aceh
Jajanan Warkop
BPOM Uji Jajanan Warkop Banda Aceh
Boraks
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Ekonomi Nelayan Kembang Kempis Kala Cuaca Buruk, Lembaga Adat Laot Dorong Pemerintah Cari Solusi |
|
|---|
| Lembaga Adat Laot Dorong Solusi Ekonomi Bagi Nelayan Aceh saat Cuaca Buruk |
|
|---|
| Barang dan Jasa di Aceh Naik 5 Persen |
|
|---|
| 2 Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Nilai Ekspor Kopi Aceh Turun, Hanya Capai Rp 440,99 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BBPOM-kembali-cek-jajanan-warkop-di-BNA.jpg)