Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bireuen

Polres Bireuen Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di MIN 42 Raya Tambo Peusangan

Puluhan personel Polres Bireuen membersihkan lumpur sisa banjir di MIN 42 Raya Tambo, Peusangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
POLISI BERSIHKAN MIN - Puluhan personel Polres Bireuen, Jumat (30/1/2026), membersihkan endapan lumpur sisa banjir hidrometeorologi di MIN 42 Bireuen yang berlokasi di Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan personel Polres Bireuen membersihkan lumpur sisa banjir di MIN 42 Raya Tambo, Peusangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan pascabencana.
  • Banjir bandang sebelumnya merendam 20 ruang belajar, ruang guru, dan perpustakaan, sehingga aktivitas belajar sementara dipindahkan ke masjid dan meunasah.
  • Pihak sekolah dan pengawas madrasah mengapresiasi bantuan Polres serta relawan yang terus mendukung pemulihan fasilitas pendidikan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Puluhan personel Polres Bireuen kembali melaksanakan aksi sosial pada Jumat (30/1/2026).

Kali ini, aparat Kepolisian turun langsung membersihkan endapan lumpur sisa banjir hidrometeorologi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 42 Bireuen, yang berlokasi di Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan agama dan lingkungan belajar pascabencana.

Personel Polres Bireuen dikerahkan di bawah koordinasi Kabag Ops Polres Bireuen, Kompol Darmayah bersama Kasat Pol Airud AKP Slamet Rizki, SH, sebagai ketua tim lapangan. 

Dengan peralatan sederhana, para personel bergotong royong membersihkan lumpur yang telah mengering dan menumpuk di halaman sekolah. 

Meski banjir telah surut lebih dari dua bulan, endapan lumpur masih cukup tebal dan mengganggu aktivitas belajar.

Baca juga: Dibantu Polres Bireuen, Lumpur Tebal di Dayah Syamsul Fata Keurumbok Dibersihkan

AKP Slamet Rizki menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat. 

Ia menegaskan, aksi sosial pembersihan pascabanjir sudah dilakukan sejak sepekan setelah banjir surut dan terus berlanjut hingga kini tanpa mengenal hari libur. 

“Setiap hari personel Polres Bireuen bersama jajaran Polsek dan Pos Polsek di 17 kecamatan terus bergerak membersihkan fasilitas umum, rumah ibadah, sekolah, dan lingkungan masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Wakil Kepala MIN 42 Bireuen, Maryamah, SAg yang didampingi Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Tgk Hanafiah, SAg, MA menjelaskan, bahwa banjir bandang telah merendam hampir seluruh fasilitas madrasah. 

Sebanyak 20 ruang belajar, ruang guru, dan perpustakaan terendam air. 

Pagar sekolah roboh, papan nama hilang, serta sebagian besar perabot rusak. 

Baca juga: Gagasan Kapolda Tunjukkan Hasil, Lumpur Banjir Aceh Sukses Jadi Media Tanam Produktif

Akibatnya, proses belajar mengajar sementara waktu dipindahkan ke sejumlah lokasi alternatif, seperti Masjid Taqwa Glee Kapai dan Meunasah Kubu Peusangan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved