Berita Bireuen
Polres Bireuen Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di MIN 42 Raya Tambo Peusangan
Puluhan personel Polres Bireuen membersihkan lumpur sisa banjir di MIN 42 Raya Tambo, Peusangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Puluhan personel Polres Bireuen membersihkan lumpur sisa banjir di MIN 42 Raya Tambo, Peusangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan pascabencana.
- Banjir bandang sebelumnya merendam 20 ruang belajar, ruang guru, dan perpustakaan, sehingga aktivitas belajar sementara dipindahkan ke masjid dan meunasah.
- Pihak sekolah dan pengawas madrasah mengapresiasi bantuan Polres serta relawan yang terus mendukung pemulihan fasilitas pendidikan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Puluhan personel Polres Bireuen kembali melaksanakan aksi sosial pada Jumat (30/1/2026).
Kali ini, aparat Kepolisian turun langsung membersihkan endapan lumpur sisa banjir hidrometeorologi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 42 Bireuen, yang berlokasi di Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan agama dan lingkungan belajar pascabencana.
Personel Polres Bireuen dikerahkan di bawah koordinasi Kabag Ops Polres Bireuen, Kompol Darmayah bersama Kasat Pol Airud AKP Slamet Rizki, SH, sebagai ketua tim lapangan.
Dengan peralatan sederhana, para personel bergotong royong membersihkan lumpur yang telah mengering dan menumpuk di halaman sekolah.
Meski banjir telah surut lebih dari dua bulan, endapan lumpur masih cukup tebal dan mengganggu aktivitas belajar.
Baca juga: Dibantu Polres Bireuen, Lumpur Tebal di Dayah Syamsul Fata Keurumbok Dibersihkan
AKP Slamet Rizki menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat.
Ia menegaskan, aksi sosial pembersihan pascabanjir sudah dilakukan sejak sepekan setelah banjir surut dan terus berlanjut hingga kini tanpa mengenal hari libur.
“Setiap hari personel Polres Bireuen bersama jajaran Polsek dan Pos Polsek di 17 kecamatan terus bergerak membersihkan fasilitas umum, rumah ibadah, sekolah, dan lingkungan masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.
Wakil Kepala MIN 42 Bireuen, Maryamah, SAg yang didampingi Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Tgk Hanafiah, SAg, MA menjelaskan, bahwa banjir bandang telah merendam hampir seluruh fasilitas madrasah.
Sebanyak 20 ruang belajar, ruang guru, dan perpustakaan terendam air.
Pagar sekolah roboh, papan nama hilang, serta sebagian besar perabot rusak.
Baca juga: Gagasan Kapolda Tunjukkan Hasil, Lumpur Banjir Aceh Sukses Jadi Media Tanam Produktif
Akibatnya, proses belajar mengajar sementara waktu dipindahkan ke sejumlah lokasi alternatif, seperti Masjid Taqwa Glee Kapai dan Meunasah Kubu Peusangan.
Polres Bireuen
polisi bersihkan sekolah
MIN 42 Bireuen
Peusangan
Bireuen
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Emak-emak di Bireuen Rela Antri 1 Jam Lebih Demi Dapat Beli Sembako Murah |
|
|---|
| Dua Siswa SMKN 1 Gandapura Bireuen Lolos Kemah Sekolah Sehat Nasional 2026 |
|
|---|
| Meski Terik Matahari, Warga Jangka Bireuen Antre di Pasar Murah, Ini Jadwal Besok Hingga Senin Depan |
|
|---|
| Pascasarjana Umuslim Yudisium 147 Lulusan |
|
|---|
| Pemerintah Pusat akan Bangun 31 Huntap di Bivak Juli Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Polisi-bersihkan-lumpur-di-MIN-42.jpg)