Jumat, 8 Mei 2026

Berita Gayo Lues

Kadisdik Aceh Terobos Lumpur untuk Bangkitkan Semangat Guru dan Siswa SMAN 1 Pining Galus

Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin meninjau SMAN 1 Pining Gayo Lues yang masih tertimbun lumpur pascabanjir untuk memberi semangat guru & siswa.

Tayang:
Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TINJAU SMAN PINING - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, SPd, MSP meninjau SMAN 1 Pining, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (30/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, meninjau SMAN 1 Pining Gayo Lues yang masih tertimbun lumpur pascabanjir untuk memberi semangat guru dan siswa.
  • Ia mengapresiasi perjuangan guru yang tetap mengajar di tengah keterbatasan dan menegaskan pendidikan tidak boleh terhenti meski harus berlangsung di tenda darurat.
  • Murthalamuddin mengajak semua pihak bersatu dalam pemulihan, menekankan kebersamaan sebagai kunci agar pendidikan dan harapan masa depan anak-anak Gayo Lues bangkit kembali.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Sisa-sisa bencana hidrometeorologi masih menyelimuti lingkungan SMAN 1 Pining, Kabupaten Gayo Lues (Galus). 

Namun di balik lumpur yang menumpuk, semangat untuk bangkit tetap menyala.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, SPd, MSP hadir langsung ke sekolah tersebut pada Jumat (30/1/2026), untuk memberi dukungan moral kepada para guru dan siswa yang terdampak bencana.

Murthalamuddin datang bersama Kabid Pembinaan SMA dan PKLK, Syarwan Joni, SPd, MPd, Kacabdin Gayo Lues, Basri, SPd, serta jajaran pengawas dan kepala sekolah SMA/SMK se-Gayo Lues. 

Kehadiran rombongan provinsi itu bukan sekadar meninjau kondisi fisik sekolah yang masih berlumpur, tetapi juga menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah bencana.

Dalam pertemuan hangat dengan para guru, Murthalamuddin mendengar langsung cerita perjuangan mereka yang tetap mengajar meski fasilitas sekolah rusak.

Baca juga: Saat Tinjau Dampak Banjir, Mendikdasmen Janji Segera Perbaiki Gedung Sekolah Rusak di Aceh Utara

Suasana haru terasa ketika para pendidik mengisahkan bagaimana proses belajar tetap berjalan, meski harus dilakukan dengan sarana seadanya.

“Saya sangat mengapresiasi para guru yang tetap menjalankan kewajibannya di tengah musibah banjir. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa demi masa depan anak-anak kita,” ucap Murthalamuddin penuh empati.

Murthalamuddin menegaskan, bahwa proses belajar-mengajar harus terus berlangsung, meski dalam kondisi darurat.

Ia meminta sekolah yang masih tertimbun lumpur segera dibersihkan.

Sementara sekolah dengan kerusakan ringan hingga sedang diminta mengajukan data untuk diprioritaskan dalam program rehabilitasi.

“Yang terpenting adalah siswa-siswi tetap bisa belajar. Pendidikan tidak boleh terhenti, meskipun harus dilaksanakan di tenda darurat,” tutur Plt Kadisdik. 

Baca juga: Plt Kadisdik Aceh Nyatakan Guru Tak Hanya Mengajar, tapi Juga Menuntun ke Surga

“Insya Allah, kondisi ini akan segera kita tindak lanjuti,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved