Berita Banda Aceh
Bekerja Sama dengan MSU Malaysia, IGI Aceh Laksanakan Program Kemanusiaan di Lokasi Bencana
Para sukarelawan terlibat langsung dalam pendistribusian bantuan, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan kegiatan sosial di lapangan.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh bekerja sama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia melaksanakan program kemanusiaan di Provinsi Aceh.
- Kegiatan ini berlangsung empat hari, mulai 30 Januari hingga 2 Februari 2026, dipusatkan di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
- Selain bantuan logistik, IGI Aceh bersama MSU Malaysia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan gratis bagi anak-anak, serta kegiatan psikosoisal atau ‘trauma healing’
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yarmen Dinamika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM - Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh bekerja sama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia melaksanakan program kemanusiaan di Provinsi Aceh.
Kegiatan ini berlangsung empat hari, mulai 30 Januari hingga 2 Februari 2026, dipusatkan di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Ketua IGI Aceh, Khairul Zami MPd mengatakan, program kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian IGI Aceh dan mitra internasional terhadap masyarakat yang membutuhkan. Khususnya pascabencana dan berbagai kondisi sosial yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Menurutnya, beragam kegiatan sosial dilaksanakan dalam program ini, antara lain, penyaluran bantuan pangan, obat-obatan, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat setempat.
Selain bantuan logistik, IGI Aceh bersama MSU Malaysia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan gratis bagi anak-anak, serta kegiatan psikosoisal atau ‘trauma healing’ untuk membantu pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak bencana.
Tidak hanya itu, para sukarelawan juga melakukan kegiatan gotong royong membersihkan sekolah-sekolah sebagai bagian dari dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah sasaran.
Untuk menyukseskan kegiatan ini, kata Khairul, IGI Aceh menurunkan hampir 30 sukarelawan yang terdiri atas pengurus dan anggota IGI dari berbagai daerah.
Para sukarelawan terlibat langsung dalam pendistribusian bantuan, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan kegiatan sosial di lapangan.
Khairul menyampaikan bahwa program kemanusiaan ini merupakan wujud nyata dari peran guru yang tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen kemanusiaan di tengah masyarakat.
“IGI Aceh berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui kerja sama dengan MSU Malaysia, kami ingin memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Guru tidak hanya mendidik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meringankan beban masyarakat,” ujar Khairul Zami.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Utara dan Aceh Tamiang, sekaligus mempererat hubungan kerja sama internasional di bidang sosial dan kemanusiaan ke depan. (*)
| Gandeng UEA, Aceh Jajaki Kerjasama Energi hingga Wisata |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Jajaki Kerja Sama Sektor Lingkungan hingga Wisata dengan UEA |
|
|---|
| Pantau Langsung RDP Revisi UUPA, Mualem: Saya Apresiasi Upaya DPRA |
|
|---|
| Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Umrah Aceh-Jeddah Mulai 29 Juni 2026 |
|
|---|
| Geram! Orangtua Minta Anak Gadisnya Dihukum Berat Usai Terjaring Razia WH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Salam-komando-0302.jpg)