Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Besar

Curah Hujan di Aceh Besar Rendah, Warga Diminta Hemat Air

Kelestarian lingkungan menjadi kunci utama keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.” SALMAN, Direktur Teknik PDAM Tirta Aceh Besar

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI COMMUNITY EDISI RABU 20260204 
Ringkasan Berita:
  • Warga diminta bijak dalam menggunakan air bersih, menyusul sumber air baku di Mata Ie mulai menyusut akibat rendahnya curah hujan akhir-akhir ini.
  • Akibat penurunan debit tersebut, suplai air ke beberapa kecamatan, seperti Darul Imarah, Darul Kamal, dan Peukan Bada mengalami pengurangan, terutama pada jam-jam puncak penggunaan air. 
  • Keberlangsungan pasokan air bersih sangat bergantung pada kondisi hutan dan ekosistem di sekitar sumber air. 

"Kelestarian lingkungan menjadi kunci utama keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.” SALMAN, Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Warga Aceh Besar diminta bijak dalam menggunakan air bersih, menyusul sumber air baku di Mata Ie mulai menyusut akibat rendahnya curah hujan akhir-akhir ini.

Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Salman ST MSi, Selasa (3/2/2026) mengatakan, penurunan debit air baku mulai berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah wilayah layanan, terutama di kawasan padat penduduk.

Sebelumnya kata Salman, debit pengambilan air baku dari Mata Ie berada di kisaran 150 liter per detik, namun sejak awal Februari 2026 turun menjadi 120 liter per detik. "Kondisi itu memaksa kami melakukan penyesuaian distribusi agar pelayanan tetap berjalan,” ujarnya.

Akibat penurunan debit tersebut, suplai air ke beberapa kecamatan, seperti Darul Imarah, Darul Kamal, dan Peukan Bada mengalami pengurangan, terutama pada jam-jam puncak penggunaan air. 

Pelanggan di wilayah tersebut diminta memahami kondisi yang terjadi dan turut berperan aktif dalam menghemat pemakaian air bersih. Pihaknya saat ini tetap berupaya maksimal agar distribusi air tidak terhenti sepenuhnya. 

"PDAM terus berupaya menjaga pasokan air untuk masyarakat walaupun dengan debit terbatas sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kekosongan total pasokan,” ujarnya.

Saat ini pihaknya mendistribusikan debit air bersih ke pelanggan diangka 40 liter/detik. Pengoperasian instalasi pengolahan air atau WTP dilakukan secara terbatas, disesuaikan dengan kondisi sumber air baku.

Menghadapi situasi itu, PDAM Tirta Mountala mengimbau masyarakat untuk menampung air saat aliran masih lancar, serta menggunakan air bersih dengan efisien untuk kebutuhan prioritas. “Kami mengharapkan kesadaran dan kerja sama seluruh pelanggan agar ketersediaan air dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama jika kondisi debit kembali menurun,” tegasnya.

Salman juga mengajak masyarakat yang bermukim di sekitar sumber air baku dan kawasan tangkapan air WTP Darul Imarah untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. 

Menurutnya, keberlangsungan pasokan air bersih sangat bergantung pada kondisi hutan dan ekosistem di sekitar sumber air. Ia berharap, masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dan daerah resapan air, serta tidak melakukan penebangan liar, penggalian, maupun aktivitas eksploitasi sumber daya alam secara ilegal di sekitar sumber air baku. 

"Kelestarian lingkungan menjadi kunci utama keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat,” jelasnya.(iw)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved