Selasa, 28 April 2026

Info UNIGHA

Pelepasan Mahasiswa Berdampak 2026: Wujud Kepedulian Unigha terhadap Bencana Sumatra

Acara pelepasan berlangsung di Gedung Leuguna, Selasa (3/02/2016) dihadiri oleh jajaran Yayasan, pimpinan universitas....

Editor: IKL
for serambinews
Universitas Jabal Ghafur (Unigha) resmi melepas 150 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak 2026 yang akan terjun langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Leuguna, Selasa (3/2/2026), dihadiri oleh pimpinan yayasan, rektor, dosen pendamping, serta para dekan. 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Universitas Jabal Ghafur (Unigha) secara resmi melepas 150 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 yang akan terjun langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. 

Acara pelepasan berlangsung di Gedung Leuguna, Selasa (3/02/2016) dihadiri oleh jajaran Yayasan, pimpinan universitas, dosen pendamping, para dekan, kabag, serta mahasiswa peserta program.  

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unigha, Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa sebelum program ini dilaksanakan, LPPM telah melakukan sosialisasi ke seluruh program studi, berkoordinasi dengan pimpinan universitas, serta memfasilitasi proses persetujuan usulan. 

“Pada tahun 2026 ini, Kemendiktisaintek menetapkan tiga proposal dari Universitas Jabal Ghafur yang dinyatakan lolos pendanaan,” ungkapnya.  

Ketua Yayasan Unigha, T. Yasman Saputra, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam program nasional tersebut. Ia menekankan bahwa Program Mahasiswa Berdampak menjadi momentum penting bagi Unigha untuk semakin dekat dengan masyarakat. 

“Melalui program ini, Unigha hadir langsung dalam proses pemulihan dampak bencana, sekaligus menjadi mitra yang peduli dan siap berkontribusi,” ujarnya.  

Rektor Unigha, Dr. Heri Fajri, M.Pd., menambahkan bahwa mahasiswa berperan sebagai agen solusi di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Mahasiswa hadir bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi juga membawa solusi atas permasalahan masyarakat. Bangun kerja sama, bergandengan tangan dengan warga, dan jadikan kegiatan ini sebagai proses belajar sekaligus pengabdian yang bermakna,” tegasnya.  

Program Mahasiswa Berdampak 2026 difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, pemulihan lingkungan, penguatan ekonomi produktif, serta edukasi kebencanaan.

Dengan pendekatan partisipatif, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. (*)

Baca juga: Unigha dan UPI Tandatangani MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved