Minggu, 10 Mei 2026

Pidie Jaya

TNI AD Pacu Pemulihan Pidie Jaya, Kini Bangun Jembatan Gantung Garuda Lhok Sandeng

Satgas Gulbencal TNI dari Kodim 0102/Pidie dan Yonif TP 836/BY hingga tim Vertical Rescue Indonesia atau VRI, membangun jembatan Gantung Garuda

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
TNI BANGUN JEMBATAN : Prajurit TNI tergabung dalam Satgas Gulbencal TNI bersama tim VRI, membangun jembatan Gantung Garuda, Senin (9/2/2026). Jembatan itu menghubungkan Gampong Lhok Sandeng dengan Dusun Lhok Pineung, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satgas Gulbencal TNI dari Kodim 0102/Pidie dan Yonif TP 836/BY hingga tim Vertical Rescue Indonesia atau VRI, membangun jembatan Gantung Garuda, Senin (9/2/2026).

Sarana penyebrangan itu menghubungkan Gampong Lhok Sandeng dengan Dusun Lhok Pineung, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya.

TNI AD terus memacu percepatan pemulihan pascabanjir di Pidie Jaya

Saat ini, progres pekerjaan jembatan telah menuntaskan sebagian besar pekerjaan struktur dasar, yang mencapai 65 persen. 

Antara lain, penimbunan tiang gapura utama, termasuk pemasangan hingga pengikatan batu deadman sebagai penahan struktur jembatan. 

Tahapan tersebut menjadi fondasi penting sebelum pemasangan rangka gantung dipasang.

Selanjutnya akan dilakukan tahap penguatan konstruksi utama.

Baca juga: Prosesi Peusijuek Digelar di Jembatan Gantung, Bupati Pidie dan Forkopimda Hadir

Selain itu, saat ini difokuskan penggalian lubang pondasi, hingga pengangkutan material batu kali untuk memperkuat dasar konstruksi, yang terletak di Dusun Lhok Pinueng.  

Satu unit excavator dikerahkan, guna membantu proses penggalian dan penimbunan material, mengingat pekerjaan dengan medan yang berat.

"Percepatan progres tetap berjalan dengan pengawasan ketat terhadap faktor keselamatan kerja dan standar teknis konstruksi," kata Dandim 0102 Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi SSos, kepada Serambinews.com, Senin (9/2/2026)

Ia menyebutkan, saat ini progres terus berkembang. Seluruh material utama telah didorong ke lokasi, sehingga pengerjaan berjalan berkelanjutan. 

Baca juga: PMI Banda Aceh Serahkan 300 Sumur Air Bersih untuk Pidie Jaya

"Kami tetap mengutamakan keamanan prajurit dan kualitas konstruksi,” ujarnya.

Dikatakan, target pengerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur pondasi. Juga penguatan gapura sebagai tahapan krusial sebelum pemasangan komponen jembatan berikutnya.

Cuaca kadang menghambat waktu kerja

Sementara Ketua Tim VRI, Dadan, mengungkapkan, bahwa secara teknis pembangunan berjalan stabil tanpa hambatan material. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved