Jumat, 1 Mei 2026

Haba Unimal

Padi Jajar Legowo HIMAGRI Unimal Tumbuh Subur di Gampong Pulo Iboih Aceh Utara

Cut Azidah, yang mendampingi jalannya kegiatan, berharap program kolaborasi ini dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
Dok Unimal
Organisasi Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Malikussaleh (Unimal) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), melaksanakan pemantauan intensif di Lahan Demonstrasi Plot (Demplot) padi sawah sistem Jajar Legowo di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Senin (9/2/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zaki Mubarak  |  Aceh Utara

 

SERAMBINEWS.COM,ACEH UTARA - Organisasi Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Malikussaleh (Unimal) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), melaksanakan pemantauan intensif di Lahan Demonstrasi Plot (Demplot) padi sawah sistem Jajar Legowo di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademisi untuk terjun langsung ke lapangan guna memastikan keberhasilan teknologi pertanian yang diterapkan oleh petani lokal. Pemantauan yang dilakukan pada tanaman padi berumur dua hari setelah tanam (HST) ini menunjukkan hasil yang signifikan.

Berdasarkan pengamatan teknis di lapangan, bibit padi tampak sehat dan mulai beradaptasi dengan baik. Penyuluh Pertanian Gampong Pulo Iboih, Faisal, menegaskan bahwa indikator kesuburan terlihat dari kondisi fisik tanaman yang segar serta didukung oleh faktor eksternal yang stabil.

“Dari hasil pemantauan, pertumbuhan padi di umur dua hari ini terlihat sehat. Ketersediaan air irigasi mencukupi, struktur tanah sangat mendukung, dan penerapan sistem Jajar Legowo sudah sesuai dengan kaidah agronomis. Ini adalah fondasi yang kuat untuk fase pertumbuhan vegetatif selanjutnya,” terang Faisal.

Abdullah, pemilik lahan demplot yang juga mantan Geuchik Gampong Pulo Iboih, menyatakan optimisme serupa. Menurutnya, keseragaman pertumbuhan pada hari kedua ini menjadi sinyal positif bagi produktivitas panen mendatang.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unimal Bersihkan Kantor Camat Muara Batu Pasca Banjir

“Melihat kondisi padi sekarang, kami yakin hasilnya akan memuaskan. Distribusi air lancar dan tanaman tumbuh merata. Kami berharap demplot ini menjadi laboratorium hidup dan contoh nyata bagi petani lain di gampong ini dalam menerapkan sistem tanam yang lebih modern,” ungkap Abdullah.

Senada dengan itu, Cut Azidah, yang mendampingi jalannya kegiatan, berharap program kolaborasi ini dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat tani sekitar.

Miko, perwakilan mahasiswa HIMAGRI Unimal, menjelaskan bahwa peran mahasiswa tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, melainkan terus berlanjut hingga pengawalan (monitoring) rutin. Hal ini dilakukan untuk memitigasi risiko kegagalan sejak dini.

“Kami memantau secara detail, mulai dari manajemen pengairan hingga kondisi lahan. Di usia dua hari ini, progresnya sangat menggembirakan. Ini menjadi motivasi bagi kami di HIMAGRI untuk terus mendampingi petani melalui program Mahasiswa Berdampak,” tegas Miko.

Melalui program ini, HIMAGRI Unimal dan Kemendikti Saintek berharap sistem Jajar Legowo dapat diadopsi secara luas guna meningkatkan indeks pertanaman dan kesejahteraan petani di Kabupaten Aceh Utara.

Melalui kegiatan pemantauan ini, HIMAGRI Universitas Malikussaleh berharap demplot padi sawah dengan sistem jajar legowo dapat terus berkembang secara optimal dan menjadi contoh penerapan budidaya padi sawah yang produktif serta berkelanjutan bagi petani di Gampong Pulo Iboih.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved