Berita Aceh Singkil
Tumbang Diduga Usai Santap Menu MBG, Puluhan Santri Dirawat di Rumah Sakit Aceh Singkil
Puluhan santri tersebut dilarikan ke rumah sakit, Rabu (11/2/2026) malam secara bergelombang.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
Ringkasan Berita:
- Puluhan santri Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil dilarikan ke RSUD Aceh Singkil setelah mengalami mual, muntah, pusing, dan sakit perut diduga usai menyantap menu MBG. Total pasien mencapai 33 orang.
- Pihak Dinas Kesehatan melakukan investigasi dan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab kejadian.
- SPPG Yayasan Nasabe Sajan Yatim sementara menghentikan operasional sambil menunggu hasil uji lab keluar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Puluhan santri Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil, di Desa Bukti Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil.
Setelah mengeluhkan sakit perut, pusing, mual dan muntah diduga usai menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG).
Puluhan santri tersebut dilarikan ke rumah sakit, Rabu (11/2/2026) malam secara bergelombang.
Setelah mendapat penanganan darurat, para santri masih menjalani perawatan untuk pemulihan di RSUD Aceh Singkil di kawasan Gunung Laga.
Direktur RSUD Aceh Singkil, dr Mardiana, Kamis (12/2/2026) mengatakan kondisi santri sudah mulai stabil setelah mendapat perawatan intensif dari tim dokter.
"Kondisi pasien sudah membaik, semua bisa ditangani sekarang sedang dalam masa perawatan," kata dr Nana sapaan akrab dr Mardiana, usai memantau langsung kondisi para santri.
Menurut dr Nana awalnya pasien datang dengan keluhan mual, muntah, sakit perut dan pusing berjumlah 28 orang.
Kemudian menyusul pasien lain sehingga jumlah keseluruhan mencapai 33 orang.
Sementara itu berdasarkan pantauan para santri ditemani keluarga serta pihak pesantren di rumah sakit.
Sejauh ini tinggal satu orang santri perempuan yang mengaku masih lemas. Sedangkan santri lainnya mengaku sudah pulih.
Ketika ditanya para santri mengaku konsumsi menu MBG setelah shalat zuhur.
Baca juga: 45 Hari KPM di Meunasah Krueng, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Cerdas Cermat Libatkan Emak-emak
Menu MBG yang mereka santap adalah mi buatan warga lokal yang acap disebut mi Aceh. Kemudian ada daging ayam suwir dan naget.
Mulai merasakan pusing, mual dan muntah sekitar pukul 17.00 WIB sore.
| Raqan APBK Aceh Singkil Ditolak, Pimpinan DPRK Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Raqan APBK Aceh Singkil Ditolak, YARA Somasi Bupati dan DPRK Aceh Singkil |
|
|---|
| Hendak Belok, Mobil Wakil Bupati Aceh Singkil Tertabrak Box Pengirim Uang |
|
|---|
| Dua Fraksi Tolak Raqan APBK 2026, APBK Singkil Gagal Disahkan |
|
|---|
| Orasi di Depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Camat: Saya Siap Dipecat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Santri-Pondok-Pesantren-Daarul-Musthofa-As-Singkil-di-Desa-Bukti-Harapan.jpg)