Kamis, 16 April 2026

Berita Banda Aceh

BBPOM Aceh Gelar Forum Konsultasi Publik Terkait Pengawasan Obat & Makanan

BBPOM Aceh menggelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan 2026 untuk meningkatkan mutu pengawasan obat dan makanan.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
FKP BBPOM - Kepala BBPOM Aceh, Riyanto membuka acara Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Tahun 2026, di aula BBPOM setempat, Kamis (12/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BBPOM Aceh menggelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan 2026 untuk meningkatkan mutu pengawasan obat dan makanan.
  • Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan standar layanan.
  • Forum ini juga menegaskan komitmen BBPOM Aceh menjaga integritas, memperkuat tata kelola, serta melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan tidak sesuai ketentuan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Tahun 2026, di aula BBPOM setempat, Kamis (12/2/2026). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam rangka melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan.

Dalam sambutannya, Riyanto menegaskan, bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan ruang strategis untuk menyerap masukan masyarakat demi peningkatan mutu pelayanan.

“Standar pelayanan tidak hanya disusun oleh pemerintah, tetapi harus lahir dari dialog dan partisipasi publik,” katanya. 

“Melalui FKP ini, kami ingin memastikan bahwa layanan BBPOM Aceh semakin responsif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Riyanto.

Pada kesempatan tersebut, Riyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lintas sektor atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini.

Baca juga: Cek Jajanan di Warkop, Petugas BBPOM Aceh Temukan Kerupuk Mengandung Boraks

Sehingga BBPOM Aceh berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PANRB.

“Capaian WBBM ini bukan hanya keberhasilan internal, tetapi hasil kerja bersama seluruh mitra dan stakeholder yang terus mendukung penguatan integritas dan kualitas pelayanan kami,” ucap Riyanto. 

“Terima kasih atas sinergi dan kepercayaan yang telah diberikan,” tambahnya.

Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik yang berintegritas, adaptif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. 

BBPOM Aceh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga integritas, dan memperluas kolaborasi dalam rangka melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan.

Melalui semangat partisipasi, edukasi, dan kolaborasi, BBPOM Aceh optimis dapat terus menghadirkan pelayanan publik yang prima sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di Aceh.

Baca juga: Jual Obat Tradisional Ilegal, BBPOM Aceh Serahkan Seorang Tersangka & Barang Bukti ke JPU Aceh Barat

Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan secara luring dan daring.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved