Berita Banda Aceh
Tegas! Kadisperindag Aceh Ingatkan Pedagang tak Mainkan Harga Sembako Jelang Ramadhan
Disperindag Aceh mengingatkan pedagang agar tak memainkan harga sembako jelang Ramadhan, terutama beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Disperindag Aceh mengingatkan pedagang agar tidak memainkan harga sembako menjelang Ramadhan, terutama beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging.
- Kepala Disperindag, T Adi Darma, menegaskan akan ada pengawasan intensif dan tindakan tegas jika ditemukan lonjakan harga tidak wajar atau penimbunan barang.
- Pemerintah juga menyiapkan pasar murah di seluruh Aceh untuk menjaga stok dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh mengingatkan para pedagang untuk tidak memainkan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.
Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging.
Kepala Disperindag Aceh, T Adi Darma menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan intensif di seluruh kabupaten/kota guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga.
Menurutnya, momentum Ramadhan tidak boleh dimanfaatkan untuk meraup keuntungan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami mengingatkan seluruh pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar,” kata Kadisperindag Aceh.
“Ramadhan adalah bulan ibadah, jangan sampai diciderai dengan praktik yang merugikan konsumen,” ujar T Adi Darma, Rabu (11/2/2026) malam.
Baca juga: Pidana Mengintai, Polresta Banda Aceh Patroli Ketat Cegah Penimbunan-Penggelembungan Harga Sembako
Ia menekankan kepada pedagang, apabila ditemukan adanya lonjakan harga yang tidak sesuai mekanisme pasar atau indikasi penimbunan barang, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Selain pengawasan, kata dia, sesuai instruksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipatif berupa pasar murah di seluruh Aceh.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami pastikan stok aman dan distribusi lancar. Jika ada kenaikan harga, itu harus rasional dan sesuai kondisi pasokan, bukan karena spekulasi,” tambahnya.
Disperindag Aceh juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Baca juga: Gubernur Aceh Geram! Larang Kenaikan Harga Sembako di Tengah Bencana Banjir: Saya Akan Cabut Izin!
“Dengan kerja sama antara pemerintah, pedagang, dan konsumen, stabilitas harga dan ketersediaan sembako diharapkan tetap terjaga sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri,” pungkasnya.(*)
| Kuasai Skill Ini Sebagai Kunci Berkarier di Luar Negeri yang Makin Terbuka Luas |
|
|---|
| Mualem Sebut Revisi UUPA Bertujuan Cegah Potensi Konflik Aceh di Masa Depan |
|
|---|
| Sucina Safa MT, Calon Atlet Menembak Junior Asal Subulussalam Lulus di SMAKON Banda Aceh |
|
|---|
| Bupati Gayo Lues Suhaidi Hadiri Peusijuek Mahasiswa Baru HIPEMAGAS di Banda Aceh |
|
|---|
| Harmoni Etnik Aceh Tribute to Nyawoung Dimulai, Akan Berlangsung Hingga Besok di Taman Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Disperindag-warning-pedagang.jpg)