Selasa, 14 April 2026

Berita Lhokseumawe

Puluhan Siswa SMAN 6 Lhokseumawe Bersama Guru Laksanakan Program SEUMEUGLEH Sambut Ramadan

siswa bersama guru membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang utama, tempat wudhu, halaman, hingga lingkungan sekitar rumah ibadah

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Puluhan siswa bersama dewan guru SMAN 6 Lhokseumawe melaksanakan Program SEUMEUGLEH, Sabtu (14/2/2026), sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
Puluhan siswa dan guru SMAN 6 Lhokseumawe melaksanakan Program SEUMEUGLEH dengan gotong royong membersihkan Masjid Ubudiyah Keude Peunteut dan Masjid Desa Tunong menyambut Ramadan 1447 H.
 
Kegiatan ini menanamkan nilai karakter, kepedulian sosial, dan spiritual, sekaligus memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat sekitar.
 
Program SEUMEUGLEH bagian dari kebijakan Pemerintah Aceh agar suasana Ramadan di sekolah tetap produktif, religius, dan membentuk siswa berakhlak mulia.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Puluhan siswa bersama dewan guru SMAN 6 Lhokseumawe melaksanakan Program SEUMEUGLEH, Sabtu (14/2/2026), sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan gotong royong tersebut dipusatkan di dua masjid di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Adapun lokasi kegiatan yakni Masjid Ubudiyah Keude Peunteut dan Masjid Desa Tunong. 

Para siswa bersama guru membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang utama, tempat wudhu, halaman, hingga lingkungan sekitar rumah ibadah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Aceh terkait pelaksanaan program Ramadhan Seumeugleh di seluruh satuan pendidikan. 

Program tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui kegiatan sosial dan keagamaan.

Kepala SMAN 6 Lhokseumawe, Faisal Ab, MPd kepada Serambinews.com, Sabtu (14/2/2026), mengatakan program ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik masjid, tetapi juga sebagai momentum membersihkan hati dan memperkuat nilai spiritual peserta didik.

Baca juga: Ini Jadwal Sekolah di Lhokseumawe Selama Ramadhan

“Program Ramadhan SEUMEUGLEH ini bukan sekadar gotong royong, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. 

Kami ingin siswa memiliki kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, serta keikhlasan dalam beramal,” ujarnya.

Menurut Faisal, keterlibatan langsung siswa bersama guru dalam kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu membangun kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat sekitar.

Dengan mengusung semangat “Bersih Masjid, Bersih Hati”, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari. Mereka bekerja sama membersihkan karpet, menyapu halaman, hingga merapikan fasilitas ibadah sebagai bentuk kesiapan menyambut Ramadhan.

Membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia

Sebelumnya, Pemerintah Aceh telah menetapkan ketentuan kegiatan pembelajaran selama bulan suci Ramadhan 1447 H berdasarkan Surat Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2025/2026.

Dalam ketentuan tersebut, mulai 16 sampai 21 Februari 2026 ditetapkan sebagai libur awal Ramadan. 

Meski demikian, peserta didik tetap melaksanakan pembelajaran mandiri melalui penugasan sekolah, termasuk penulisan esai bertema “Resolusi Ramadhanku”.

Baca juga: UIN Ar-Raniry dan ITS Pasang Unit Pengolahan Air Minum Portabel di Bireuen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved