Senin, 4 Mei 2026

Berita Bireuen

Usai Terima Bantuan Meugang dari Pusat Rp2,2 M Lebih, Bupati Bireuen Beli 90 Lembu di Pasar Hewan

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Sabtu (14/2/2026) sore membeli 90 lembu  dari puluhan pedagang atau toke lembu di pasar hewan Geulumpang Payong

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Yusmandin Idris
SERAHKAN LEMBU - Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, menyerahkan secara simbolis lembu bantuan pemerintah pusat kepada Camat Kutablang Erizal, STP., MM usai dibeli cash di pasar hewan Geulumpang Payong, Sabtu (14/2/2026) sore. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Sabtu (14/2/2026) sore membeli 90 lembu  dari puluhan pedagang atau toke lembu di pasar hewan Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Amatan dan keterangan diperoleh Serambinews.com, usai dibeli secara kontan atau cash di tempat.

Lembu akan disembelih pada hari meugang kedua menyambut bulan suci Ramadhan dan akan diantar ke 10 kecamatan terdampak banjir.

Bupati Bireuen, H Mukhlis SH  didampingi Kepala SKPK dan camat serta pedagang di lokasi menjelaskan bahwa Pemkab Bireuen menerima bantuan dana untuk beli lembu meugang dari Pemerintah Pusat sebesar Rp2.250.000.000.00.

Lembu bantuan diserahkan ke 10 kecamatan yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor atau bencana dengan jumlah 90 gampong dan satu gampong masing-masing diberikan satu lembu.

"Dari bantuan pemerintah pusat lebih kurang 90 ekor lembu dengan harga rata-rata Rp 25 juta dan ada yang lebih tergantung dengan kondisi jumlah penduduk atau kepala keluarga yang terdampak bencana," jelasnya.

Baca juga: Bantuan Darurat NGO Nasional Mengalir ke Aceh Pascabanjir, Abu Salam Pastikan Distribusi Transparan

Lembu dibeli dengan sumber dari dana bantuan kemasyarakatan Presiden ini segera diserahkan kepada keuchik (kepala desa) dan mekanisme untuk pembagian daging meugang diserahkan kepada masing-masing
keuchik agar lebih adil dan tepat sasaran.

Disebutkan, dalam penyaluran bantuan lembu, Pemkab Bireuen juga melakukan koordinasi dengan pihak lainnya yang ikut membantu lembu untuk meugang.

Misalnya desa yang menerima bantuan lembu meugang dari Baitul Mal atau donatur lainnya, maka 
tidak mendapat bantuan dari sumber anggaran bantuan presiden agar tidakvtumpang tindih.

"Bantuan untuk korban dari berbagai pihak tetap koordinasi dengan Pemkab Bireuen, ada beberapa desa terdampak banjir menerima bantuan lembu dari lembaga lain.

Karena bantuan terbatas, maka tidak diberikan lagi dan tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.

"Jika ada bantuan lembu meugang dari berbagai pihak lainnya, tetap koordinasi dengan Pemda, agar dalam penyaluran tidak tumpah tindih sehingga masyarakat benar-benar dapat terbantu," kata Bupati.

Baca juga: GeMPAR Aceh Desak Mendagri Cabut Aturan Baru Bantuan Banjir, Dinilai Picu Konflik Sosial

Bupati Bireuen mengharapkan kepada masyarakat yang terdampak bencana agar dengan ada bantuan ini dapat meringankan biaya untuk membeli daging meugang.

Data diperoleh, 10 kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor yakni Samalanga, Peudada, Jeumpa, Juli, Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang dan Gandapura. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved