Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Timur

Kapal Nelayan Sumut Ditabrak Cargo 4 ABK Hilang, Puing-puing Ditemukan di Aceh Timur

kapal nelayan Sumatera Utara (Sumut) Camar-29 GT 25 dilaporkan hancur setelah ditabrak oleh kapal pengangkut kontainer atau Cargo bernama Dante

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Polairud Aceh Timur melakukan pencarian terhadap 4 ABK Sumut yang hilang di perairan Aceh Timur, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:KM Camar 29 asal Sumatera Utara hancur ditabrak kapal kargo Dante di perairan Lhokseumawe pada 13 Februari 2026 dini hari.
 
Dari 10 awak kapal, empat ABK hilang, satu meninggal dunia, dan lima selamat, sementara puing kapal ditemukan di Kuala Bagok, Aceh Timur.
 
Polres Aceh Timur bersama pihak terkait masih melakukan pencarian korban dan koordinasi lintas daerah.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Tragedi naas menimpa kapal nelayan Sumatera Utara (Sumut)  Camar-29 GT 25 dilaporkan hancur setelah ditabrak oleh kapal pengangkut kontainer atau Cargo bernama Dante di perairan Lhokseumawe.

Puing-puing KM Camar 29 pertama kali ditemukan oleh nelayan lokal di perairan Kuala Bagok Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Bagian mesin hingga buritan hancur total dan tenggelam di lokasi awal tabrakan.

Sementara hanya bagian haluan (depan) kapal yang terbawa arus hingga ke wilayah hukum Polres Aceh Timur.

Informasi diterima Serambinews.com, dari Polres Aceh Timur  pada Senin (16/2/2026), KM Camar 29 ditumpangi oleh 9 ABK dan 1 Nahkoda.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Selat Malaka, Ini Daftar Nama ABK yang Selamat dan yang Masih Hilang

Akibat kejadian itu empat Anak Buah Kapal (ABK) hilang dan 1 meninggal dunia, sementara 5 lainnya dinyatakan selamat.

Kondisi kapal saat ditemukan sangat dipastikan bahwa kapal tersebut berasal dari Gudang Bincuan, Gabion Belawan, Sumatera Utara. 

Dari total 10 awak kapal yang berada di atas kapal saat kejadian.

Menurut keterangan saksi, tabrakan maut tersebut terjadi pada Jumat dini hari (13/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Korban yang selamat berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian dan langsung dibawa menuju Belawan.

Baca juga: Nelayan Keluhkan Pendangkalan Kuala Krueng Aceh, Total Sudah Tiga Kapal Karam

"Kami sudah melaporkan temuan ini ke Kapolda Aceh, dan berkoordinasi dengan Dipolairud Sumut," tutur Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, Senin (16/2/2026). 

Tim gabungan mencari empat awak kapal yang hilang

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya: mengumpulkan bahan keterangan dari saksi mata.

Berkoordinasi intensif dengan Ditpolairud Polda Sumut dan Sat Polairud Lhokseumawe terkait proses evakuasi dan pencarian korban hilang.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus memantau perkembangan pencarian empat awak kapal yang belum ditemukan. 

Masyarakat nelayan diimbau untuk melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang pesisir timur Aceh.

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Kapal Karam di Aceh Singkil 


 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved