Berita Aceh Timur
Kapal Nelayan Sumut Ditabrak Cargo 4 ABK Hilang, Puing-puing Ditemukan di Aceh Timur
kapal nelayan Sumatera Utara (Sumut) Camar-29 GT 25 dilaporkan hancur setelah ditabrak oleh kapal pengangkut kontainer atau Cargo bernama Dante
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:KM Camar 29 asal Sumatera Utara hancur ditabrak kapal kargo Dante di perairan Lhokseumawe pada 13 Februari 2026 dini hari.Dari 10 awak kapal, empat ABK hilang, satu meninggal dunia, dan lima selamat, sementara puing kapal ditemukan di Kuala Bagok, Aceh Timur.Polres Aceh Timur bersama pihak terkait masih melakukan pencarian korban dan koordinasi lintas daerah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Tragedi naas menimpa kapal nelayan Sumatera Utara (Sumut) Camar-29 GT 25 dilaporkan hancur setelah ditabrak oleh kapal pengangkut kontainer atau Cargo bernama Dante di perairan Lhokseumawe.
Puing-puing KM Camar 29 pertama kali ditemukan oleh nelayan lokal di perairan Kuala Bagok Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Bagian mesin hingga buritan hancur total dan tenggelam di lokasi awal tabrakan.
Sementara hanya bagian haluan (depan) kapal yang terbawa arus hingga ke wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Informasi diterima Serambinews.com, dari Polres Aceh Timur pada Senin (16/2/2026), KM Camar 29 ditumpangi oleh 9 ABK dan 1 Nahkoda.
Baca juga: Kapal Tenggelam di Selat Malaka, Ini Daftar Nama ABK yang Selamat dan yang Masih Hilang
Akibat kejadian itu empat Anak Buah Kapal (ABK) hilang dan 1 meninggal dunia, sementara 5 lainnya dinyatakan selamat.
Kondisi kapal saat ditemukan sangat dipastikan bahwa kapal tersebut berasal dari Gudang Bincuan, Gabion Belawan, Sumatera Utara.
Dari total 10 awak kapal yang berada di atas kapal saat kejadian.
Menurut keterangan saksi, tabrakan maut tersebut terjadi pada Jumat dini hari (13/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban yang selamat berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian dan langsung dibawa menuju Belawan.
Baca juga: Nelayan Keluhkan Pendangkalan Kuala Krueng Aceh, Total Sudah Tiga Kapal Karam
"Kami sudah melaporkan temuan ini ke Kapolda Aceh, dan berkoordinasi dengan Dipolairud Sumut," tutur Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, Senin (16/2/2026).
Tim gabungan mencari empat awak kapal yang hilang
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya: mengumpulkan bahan keterangan dari saksi mata.
Berkoordinasi intensif dengan Ditpolairud Polda Sumut dan Sat Polairud Lhokseumawe terkait proses evakuasi dan pencarian korban hilang.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus memantau perkembangan pencarian empat awak kapal yang belum ditemukan.
Masyarakat nelayan diimbau untuk melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang pesisir timur Aceh.
Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Kapal Karam di Aceh Singkil
kapal nelayan
nelayan sumut
kapal nelayan ditabrak kapal cargo
ABK hilang
Aceh Timur
Serambi Indonesia
| Deteksi Gelombang Rossby, Aceh Timur Diimbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang |
|
|---|
| Waspada El Nino Godzilla Mengintai, Warga Aceh Timur Diimbau Cegah Karhutla |
|
|---|
| Dampak Perang Timur Tengah, Harga Bahan Baku Tempe di Kabupaten Aceh Timur Ikut Naik |
|
|---|
| Warga Was-was, Abrasi Tanggul DAS Arakundo di Aceh Timur Semakin Parah |
|
|---|
| PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Aceh Timur untuk Beberapa Wilayah, Ini Rinciannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Polairud-Aceh-Timur-melakukan-pencarian-terhadap-4-ABK-Sumut-yang-hilang.jpg)