Kamis, 7 Mei 2026

Sanitasi

Dosen Unsam Perbaiki Sanitasi Lingkungan dan Bantu Sarana Air Bersih di Aceh Tamiang

Tim dosen Universitas Samudra (Unsam) melakukan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
PERBAIKI SANITASI - Dosen Rosmawati dan mahasiswa Unsam bersama warga di Desa Sapta Marga saat melakukan PKM perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih. 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan yang dipimpin Dosen Rosmawati bersama mahasiswa ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sesuai amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di daerah terdampak banjir bandang akhir 2025 lalu.
  • Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana yang menitikberatkan pada solusi cepat dan berkelanjutan terhadap persoalan kesehatan lingkungan pascabencana.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG – Tim dosen Universitas Samudra (Unsam) melakukan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih di Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Kegiatan yang dipimpin Dosen Rosmawati bersama mahasiswa ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sesuai amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di daerah terdampak banjir bandang akhir 2025 lalu.

Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana yang menitikberatkan pada solusi cepat dan berkelanjutan terhadap persoalan kesehatan lingkungan pascabencana.

Desa Sapta Marga dipilih karena masih menghadapi tantangan serius dalam akses air bersih dan sanitasi layak, terutama setelah beberapa kali dilanda banjir yang mengganggu sistem distribusi air dan kebersihan lingkungan.

Baca juga: TMMD Kodim Nagan Raya Bangun Fasilitas Sanitasi Layak bagi Masyarakat

Rosmawati, Rabu (18/2/2026), menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat menjadi pelaku utama dalam menjaga sanitasi dan mengelola sumber air bersih agar keberlanjutan program tetap terjaga.

Selain penyuluhan, tim juga membantu perbaikan sarana air bersih dengan memberikan bantuan berupa tandon air, mesin pompa lengkap dengan pipa, serta memperkenalkan teknologi sederhana yang ramah lingkungan.

Sekretaris Desa Sapta Marga, Sri Mulyani Dewi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut karena meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya sanitasi.

“Kami berterima kasih kepada Universitas Samudra yang telah hadir dan mendampingi masyarakat. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan warga terdampak banjir, Ainun, yang mengaku terbantu terutama dalam hal pengetahuan dan pendampingan teknis.

“Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut agar desa kami semakin sehat, bebas dari penyakit, dan air bersih dapat diperoleh dengan mudah,” katanya.

Rosmawati menambahkan, selain mengajar dan meneliti, dosen Universitas Samudra menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di lapangan.

Pengabdian ini juga memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, di mana ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat langsung diaplikasikan untuk menjawab kebutuhan riil warga desa.

Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak mahasiswa serta menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat.

Dengan sinergi antara kampus, masyarakat, dan pemerintah, Desa Sapta Marga diharapkan dapat menjadi model desa sehat berbasis pemberdayaan masyarakat. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved