Rabu, 22 April 2026

Banjir Landa Aceh

Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki Jembatan Rangka Baja Alue Limeng, Ambruk Diterjang Banjir

jembatan ini merupakan akses utama dari Teupin Mane, Simpang Jaya, Alue Limeng menuju Salah Sirong, Bivak,

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Jembatan – Seorang warga melewati jembatan rangka baja Alue Limeng, Jeumpa Bireuen yang rusak dihantam banjir akhir November lalu hingga Selasa (17/2/2026) belum terlihat di lokasi aktivitas perbaikan atau bangun baru. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

Ringkasan Berita:
  • Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025, meninggalkan kerusakan parah pada infrastruktur.
  • 28 jembatan dilaporkan putus, 8 unit jembatan rangka baja, 4 unit jembatan kayu, dan 16 unit jembatan beton di Samalanga hingga Gandapura.
  • Salah satu jembatan rangka baja Alue Limeng, Jeumpa Bireuen, jembatan tersebut rusak parah, putus, rangka jembatan miring
  • Jembatan ini merupakan akses utama dari Teupin Mane, Simpang Jaya, Alue Limeng menuju Salah Sirong, Bivak, 

 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025, meninggalkan kerusakan parah pada infrastruktur.  

Sebanyak 28 jembatan dilaporkan putus, terdiri dari 8 unit jembatan rangka baja, 4 unit jembatan kayu, dan 16 unit jembatan beton berbagai ukuran yang tersebar dari Samalanga hingga Gandapura.

Salah satu jembatan rangka baja Alue Limeng, Jeumpa Bireuen, jembatan tersebut rusak parah, putus, rangka jembatan miring , warga setempat mengharapkan segera diperbaiki agar kendaraan roda empat bisa melintas. 

Amatan Serambinews,com, Selasa (17/2/2026) kondisi jembatan tersebut hingga Selasa (17/2/2026) belum ada tanda-tanda perbaikan, kendaraan roda empat dari arah Teupin Mane ke Alue Limeng, Jeumpa belum bisa melewati jembatan tersebut karena patah dan putus, hanya kendaraan roda dua bisa melintas.

Baca juga: Pengungsi Balee Panah: Terima Kasih, Bantuan Daging Ringankan Beban Kami

Fauzan, salah seorang warga Simpang Jaya ditemani sejumlah warga lainnya mengatakan, jembatan ini merupakan akses utama  dari Teupin Mane, Simpang Jaya, Alue Limeng menuju Salah Sirong, Bivak, Krueng
Simpo, hingga Juli hingga sekarang belum diperbaiki atau dibangun baru. 

Bagian timur jembatan sudah ambruk.  Lantai jembatan miring ke arah utara, sehingga warga terpaksa memasang papan darurat di dekat oprit untuk dilintasi kendaraan roda dua, sedangkan roda empat belum
bisa melintas. 

Kendaraan roda dua jalur tersebut sangat beresiko karena posisi miring dapat membuat pengendara jatuh ke sungai bila kurang hati-hati. 

Bagian tengah jembatan juga tampak miring.

Sementara di ujung barat, sebagian struktur sudah digerus sungai. “Kalau kendaraan roda empat dari Teupin Mane ke Alue Limeng belum tembus,” ujarnya. 

Kendaraan roda dua dibenarkan melintas, meski demikian, jalur ini tetap berbahaya bagi pengendara roda dua, sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas. 

Tiang utama di bagian bawah jembatan juga terlihat miring akibat hantaman banjir dan terkikisnya pondasi oleh arus sungai.  

Fauzan dan sejumlah warga lainnya menambahkan, kerusakan jembatan rangka baja Alue Limeng menuju ke Salah Sirong, Jeumpa berdampak besar bagi mobilitas masyarakat.

Jalur ini merupakan penghubung vital dari Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Alue Limeng menuju Salah Sirong serta tembus ke Blang Bladeh, Jeumpa.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved