Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Pemulihan Aceh

APTFI–IAI Laksanakan Pelayanan Kesehatan, Trauma Healing, dan Penyaluran Bantuan

Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui Apoteker Tanggap Bencana (ATB)

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
TRAUMA HEALING - Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui Apoteker Tanggap Bencana (ATB) menggelar kegiatan pelayanan kesehatan (Pelkes), trauma healing, serta penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu dan Minggu (14–15/2/2026). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui Apoteker Tanggap Bencana (ATB) menggelar kegiatan pelayanan kesehatan (Pelkes), trauma healing, serta penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu dan Minggu (14–15/2/2026).

Tim APTFI–IAI turun bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini turut didukung IDI Bireuen, BSMI Provinsi Aceh, serta alumni Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal).

Noval Rizqan selaku tim media yang bertugas di lapangan kepada Serambinews.com, Rabu (18/2/2026), mengatakan melalui pelaksanaan pelayanan kesehatan, trauma healing, dan penyaluran bantuan logistik ini, APTFI dan IAI berharap dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta berkontribusi dalam pemulihan kondisi kesehatan fisik, mental, dan sosial pascabanjir.

Baca juga: Mahasiswa Sekolah Kepolisian Gelar Trauma Healing bagi Anak-Anak Terdampak Banjir di Langkahan

Penanggung jawab kegiatan, apt Tedy Kurniawan Bakri M Farm, menyebutkan kegiatan berlangsung selama dua hari di empat titik lokasi, yakni Desa Suka Jadi, Desa Dalam, Desa Kota Lintang, dan Desa Benua Raja. Sekitar 700 warga memperoleh layanan pengobatan gratis, pendampingan psikososial, serta bantuan kebutuhan dasar.

Selain pelayanan kesehatan dan trauma healing, tim juga menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, alat penyaring air bersih (filter air), kompor gas portable, serta peralatan belajar bagi anak-anak guna mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan pascabencana.

Meski banjir terjadi sekitar 80 hari sebelumnya, kondisi wilayah terdampak belum sepenuhnya pulih. Warga masih menghadapi berbagai persoalan, seperti lingkungan yang dipenuhi debu sisa endapan banjir, keterbatasan akses air bersih, kerusakan sarana sanitasi, hingga infrastruktur jalan desa yang masih licin dan rusak. Sejumlah rumah warga juga belum sepenuhnya dibersihkan dari lumpur, sementara aktivitas ekonomi belum kembali normal.

Tedy menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sejawat apoteker, dokter, dan mahasiswa profesi apoteker terhadap masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir.

“Kami terus berupaya dan berkolaborasi melibatkan mahasiswa serta tenaga medis lintas profesi sesuai arahan Pengurus Pusat APTFI dan IAI untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak, dukungan psikologis, serta bantuan kebutuhan dasar. Bencana ini belum selesai, berbagai dukungan dan bantuan masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Koordinator kegiatan, apoteker Annas S.Farm, menyampaikan bahwa kegiatan terjun langsung ke masyarakat penyintas banjir bandang merupakan agenda rutin sejak musibah melanda Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa IAI dan APTFI terus hadir bersama masyarakat di masa-masa sulit ini,” katanya.

Ketua Dusun Desa Benua Raja, Budi Hariyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim APTFI–IAI, para dokter, dan mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu warga yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan kebutuhan pokok.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved