Selasa, 21 April 2026

Ramadhan 2026

Waktu Buka Puasa Pidie dan Pidie Jaya Hari Ini, Berikut Jadwal Imsakiyah 1 Ramadhan 1447H/2026

Berdasarkan data resmi dari Kanwil Kemenag Aceh, berikut adalah rincian jadwal buka puasa dan imsakiyah hari ini untuk Pidie dan Pidie Jaya.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
JADWAL IMSAKIYAH - Berikut waktu buka puasa di wilayah Pidie dan Pidie Jaya pada 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Kamis (19/2/2026). 

Jadwal ini berlaku untuk Meureudu, Trieng Gadeng, Pante Raja,  Ulim, Ulee Glee, Jangka Buya, Meurah Dua, Paru 

  • Lueng Putu ditambah 1 menit
  • Waktu dalam WIB
  • Doa buka puasa sesuai tuntunan Rasulullah Saw

    Terdapat dua versi doa yang populer digunakan di Indonesia.

    Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Ustaz Abdul Somad (UAS), kedua doa ini boleh diamalkan.

    1. Doa buka puasa versi pertama

    Bacaan doa buka puasa dalam Bahasa Arab dan latin.
    Bacaan doa buka puasa dalam Bahasa Arab dan latin. (SERAMBINEWS.COM/SAFRIADI SYAHBUDDIN)

    Artinya:
    "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Maha Pengasih"

    2. Doa buka puasa versi kedua

    Doa buka puasa kedua yang dijelaskan Ustad Adi Hidayat yaitu merujuk pada pernyataan Abu Daud nomor hadist sahihi nomor 2358.

    Berikut doanya.

    ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

    'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

    Artinya:

    "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

    Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar 1 Ramadhan 1447 H/19 Februari 2026

    Dahulukan makan minum atau doa buka puasa?

    Terkait tata cara berbuka, ulama karismatik Aceh, Abu Syekh H Hasanoel Basri (Abu Mudi), menjelaskan bahwa meneguk air atau memakan kurma harus didahulukan sebelum membaca doa berbuka puasa.

    Dalam penjelasannya melalui kanal Mudi TV, Pimpinan Dayah MUDI Mesra Samalanga ini menyebutkan bahwa membaca doa sebelum mencicipi hidangan justru kurang tepat secara makna.

    Hal ini merujuk pada kalimat dalam doa berbuka, ‘Wa’ala rizqika afthartu’, yang berarti "Atas rezeki pemberian-Mu aku telah berbuka".

    "Kalau kita baca doa duluan, berarti kita berbohong, karena kenyataannya kita belum membatalkan puasa," ujar Abu Mudi.

    Oleh karena itu, beliau menyarankan umat Muslim untuk membatalkan puasa terlebih dahulu dengan sedikit air atau kurma, baru kemudian melafalkan doa sebagai bentuk syukur atas nikmat berbuka yang telah dirasakan.

    (Serambinews.com/Yeni Hardika)

    BACA BERITA LAINNYA DI SINI

    Halaman 2/2
    Rekomendasi untuk Anda
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    Berita Terkini

    © 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved