Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Penuhi Janji, Tito Karnavian Buka Puasa Pertama di Aceh Tamiang

Dari daerah yang masih bergulat dengan pemulihan pascabencana itu, Tito Karnavian, menegaskan pemerintah pusat sedang memetakan kerusakan dan kebutuha

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
BUKA PUASA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memenuhi janji buka puasa bersama pengungsi banjir yang menghuni Huntara di Aceh Tamiamg, Kamis (18/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Mendagri Tito Karnavian memulai safari Ramadhan di Aceh dengan buka puasa pertama di Aceh Tamiang, daerah terdampak banjir parah.
  • Pemerintah pusat sedang memetakan kerusakan di Aceh Tamiang dan kabupaten lain untuk dibawa ke rapat nasional dan dilaporkan kepada Presiden.
  • Tito menegaskan koordinasi lintas kementerian difokuskan pada pemulihan layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, listrik, serta perbaikan fasilitas umum.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Menteri Dalam Negeri atau Mendagri RI, Tito Karnavian memulai rangkaian kunjungan Ramadhan di wilayah terdampak banjir Aceh dengan memilih Aceh Tamiang sebagai lokasi buka puasa pertama.

Dari daerah yang masih bergulat dengan pemulihan pascabencana itu, Tito Karnavian, menegaskan pemerintah pusat sedang memetakan kerusakan dan kebutuhan mendesak untuk dilaporkan langsung kepada Presiden.

Berbicara di Aceh Tamiang, Tito menggambarkan dampak banjir di daerah itu tidak bersifat parsial, melainkan menghantam satu kawasan secara menyeluruh, termasuk fasilitas publik dan permukiman aparatur sipil negara.

“Nanti  jalan kabupaten yang terdampak kita bersihkan juga di kabupaten lain, tapi di sini satu kompleks kena semua, termasuk rumah-rumah pegawai,” kata Tito, Kamis (19/2/2026).

Pemerintah, menurutnya, telah menyalurkan bantuan darurat, termasuk pakaian bagi sekitar 6.000 ASN yang terdampak.

Ia menegaskan perhatian ke Aceh Tamiang tidak berarti mengabaikan wilayah lain di Aceh yang juga dilanda bencana.

Baca juga: VIDEO - Kementerian PU Rampungkan 72 Huntara untuk Korban Banjir Pidie Jaya

Tim pemerintah pusat, kata Tito, saat ini menyisir sejumlah kabupaten lain seperti Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya untuk mengidentifikasi persoalan lanjutan yang muncul setelah banjir surut.

“Semua temuan ini nanti akan dibawa ke rapat nasional bersama para menteri dan pimpinan lembaga, lalu dilaporkan kepada Presiden untuk pembagian tugas penanganan,” ujarnya.

Kunjungan Tito juga dibingkai dalam agenda moral, menguatkan semangat petugas dan masyarakat yang masih berada di fase pemulihan.

Setelah buka puasa di Aceh Tamiang, ia dijadwalkan melanjutkan safari ke Aceh Timur, termasuk shalat tarawih di kawasan hunian sementara bersama para pengungsi.

Rangkaian kunjungan akan berlanjut hingga akhir pekan, mencakup sejumlah daerah terdampak sebelum berakhir di Banda Aceh.

"Termasuk nanti tarawih bersama di Huntara, mesjid yang ada di lokasi Huntara bersama para pengungsi yang sudah dihuni, setelah itu nanti saya akan jalan terus ke kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie sampai hari Minggu nanti di Banda Aceh," ujarnya.

Baca juga: VIDEO - Tempat Usaha Disapu Banjir, Bantuan tak Kunjung Cair

Menurut Tito, kehadiran langsung pemerintah pusat dimaksudkan untuk memastikan koordinasi lintas kementerian berjalan cepat, mulai dari pemulihan layanan kesehatan, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga pemulihan jaringan listrik.

“Banyak kementerian sudah turun, kesehatan, pendidikan, PLN. Tujuannya satu, memastikan masyarakat bisa bangkit dan pelayanan publik kembali normal,” katanya. (mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved