Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Timur

Selama Ramadan Sampah Aceh Timur Tembus 85 Ton, DLH Krisis Armada

Namun, kendala terbesar bukan hanya pada mesin, melainkan juga pada krisis tenaga kerja.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Maulidi Alfata
TPS Idi Rayeuk membeludak, sampah tutupi jalan di Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Senin (23/2/2026).  

3.Petugas pembersih parit.

4. Penyapu jalan hingga petugas taman.

Banyak petugas lapangan yang tidak terakomodasi dalam skema PPPK Paruh Waktu, sehingga jumlah personel yang aktif berkurang drastis di saat beban kerja justru mencapai puncaknya.

Muslidar juga memaparkan bahwa cuaca ekstrem berupa hujan sering menjadi penghambat utama di hilir.

"Saat hujan turun, proses pengangkutan dan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi sangat sulit. Medan yang licin dan kondisi akses di TPA menghambat mobilitas truk kami," jelasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Aceh Timur sedang berada di titik nadir.

Tanpa adanya penambahan armada baru dan kepastian status bagi para petugas lapangan, masalah tumpukan sampah akan terus menjadi penyakit tahunan yang merusak wajah Ibu Kota Idi Rayeuk.(*)

 

 

 

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved