Kamis, 23 April 2026

Berita Bireuen

Anggota DPRK Bireuen Desak Pembangunan TPI dan Penanganan Krueng Surien Simpang Mamplam

Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRK Bireuen, H Jamaluddin asal pemilihan dapil 4 mencakup Samalanga, Simpang Mamplam, dan Pandra

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
MUSRENBANG - Anggota DPRK Bireuen, H Jamaluddin, Rabu (25/2/2026) menyampaikan usulan dalam Musrenbang di Simpang Mamplam. 

Ringkasan Berita:
  •  Anggota DPRK Bireuen, H Jamaluddin, dalam Musrenbang Simpang Mamplam meminta Pemkab membangun TPI, menyediakan cold storage, serta bantuan alat tangkap dan subsidi pertanian guna mengoptimalkan potensi kelautan dan perkebunan.
  • Ia juga menyoroti pendangkalan Krueng Surien yang rawan banjir dan mendesak penanganan segera demi melindungi lahan pertanian warga.
  • Selain itu, Jamaluddin mendorong kehadiran Bank Aceh atau KCP di Simpang Mamplam.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen diharapkan  untuk membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pesisir Simpang Mamplam.

Selain itu, juga penanganan Krueng Surin, Kecamatan Simpang Mamplam dan sejumlah infrastruktur lainnya.

Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRK Bireuen, H Jamaluddin asal pemilihan dapil 4 mencakup Samalanga, Simpang Mamplam, dan Pandrah dalam  Musrenbang Kecamatan Simpang Mamplam, Rabu (25/2/2026). 

H Jamaluddin yang juga Ketua Fraksi Nasdem dan mantan Camat Samalanga menegaskan bahwa Kecamatan Simpang Mamplam memiliki kekayaan alam yang melimpah.

Mulai sektor kelautan, pertanian, hingga perkebunan.

Namun, potensi besar ini dinilai belum tergarap maksimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana.

Baca juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Berlangsung 3 Jam Lebih, Terlihat di Australia, Asia Hingga Amerika

Kehadiran pemerintah sangat diharapkan untuk mengintervensi pembangunan infrastruktur yang mampu mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat lokal.

Sektor perikanan menjadi salah satu perhatian serius. 

Saat ini, nelayan di Simpang Mamplam masih terkendala minimnya Alat Tangkap Ikan (API) dan ketiadaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang representatif.

"Masyarakat kita di pesisir butuh TPI. Selama ini, setelah panen ikan, nelayan sering kebingungan mau dibawa kemana hasilnya karena rantai distribusinya belum tertata. 

Selain itu, fasilitas cold storage atau tempat pengeringan ikan sangat dibutuhkan agar nilai jual tangkapan masyarakat tetap terjaga," ujarnya.

Tak hanya di laut, sektor perkebunan juga memerlukan perhatian serupa.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Dalam Sejarah, AS Kerahkan Jet Tempur F-22 Raptor ‘Predator’ Gen 5 ke Israel

Ia berharap pemerintah dapat menjamin ketersediaan subsidi bibit dan pupuk bagi para petani agar produktivitas lahan meningkat dan Simpang Mamplam bisa setara dengan kecamatan lainnya di Bireuen.

Persoalan lingkungan juga mencuat dalam Musrenbang tersebut. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved