Makan Bergizi Gratis
Program MBG Serap Hasil Panen Petani, Don Muzakir: Ekonomi Desa Ikut Tumbuh
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberi dampak langsung bagi petani. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak
Lonjakan permintaan itu membuat sejumlah petani kewalahan, ini belum pernah terjadi sebelumnya.
“Permintaannya banyak, petani tidak memenuhi,” ujar Gili Jenadi, petani dari Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong.
Gili mengaku bersyukur hasil tanamannya terserap baik. Ia menanam buncis sesuai permintaan SPPG. Seluruh hasil panen langsung diborong.
“Tahun 2025 kemarin, saya punya buncis kurang lebih 3 ribu pohon, hasilnya dibeli semuanya untuk kebutuhan MBG,” katanya.
Ia juga menanam tomat dan cabai keriting. Ia menyiapkan brokoli untuk masa tanam berikutnya.
“Sebelumnya saya tidak berani. Kebutuhan wortel sangat tinggi sekali untuk MBG,” jelasnya.
Pengalaman itu mendorongnya memperluas jenis hortikultura. Kepastian pasar membuat petani berani meningkatkan produksi.(*)
| Dimulai Hari Ini, Begini Sistem Penyaluran MBG di Lhokseumawe, SPPG Diminta Patuh |
|
|---|
| FGD Soal MBG Aceh: Pakar, Pemerintah, dan Akademisi Satukan Langkah Perkuat Gizi Anak |
|
|---|
| Polda Aceh Pastikan Kawal Ketat Kelancaran Program MBG |
|
|---|
| Begini Penjelasan Menko Zulhas Soal Insentif Guru Penanggung Jawab MBG |
|
|---|
| MBG di Langsa Timur, 2.221 Pelajar Makan Nasi, Buah, Daging Ayam, Tempe dan Sayur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Don-muzakir-7484i4.jpg)