Kamis, 9 April 2026

Berita Bireuen

Puluhan Kepala TK, SD, SMP dan Pejabat Lainnya di Bireuen Dilantik, Ini Pesan Bupati

Pelantikan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Bireuen itu dihadiri Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan, para asisten dan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Yusmandin Idris
PELANTIKAN - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST melantik sejumlah kepala TK, SD, SMP dan juga pejabat jabatan fungsional di sejumlah dinas, Jumat (27/2/2026) di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Bireuen H Mukhlis ST melantik para pejabat terdiri atas kepala UPTD TK, SD, SMP serta pejabat fungsional di aula Disdikbud Bireuen.
  • Pelantikan mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang menekankan seleksi transparan, profesional, serta masa tugas kepala sekolah empat tahun dengan evaluasi tiap enam bulan.
  • Bupati menekankan kepala sekolah menjadi pemimpin pembelajaran visioner, sementara tenaga kesehatan diminta mengutamakan pelayanan humanis, responsif, dan adaptif berbasis digital.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Jumat (27/2/2026) melantik sejumlah kepala UPTD TK, SDN, SMP maupun sejumlah pejabat jabatan fungsional lainnya.

Pelantikan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Bireuen itu dihadiri Sekdis Pendidikan dan
Kebudayaan, para asisten dan Plt Kepala BKPSDM Bireuen.

Adapun pejabat yang dilantik berjumlah 81 orang terdiri atas tiga Kepala UPTD TK, 27 Kepala UPTD SDN, delapan Kepala UPTD SMPN, dan 43 lainnya pejabat fungsional di berbagai dinas.

Bupati Bireuen usai mengambil sumpah dan melantik para kepala sekolah dan lainnya itu antara lain mengatakan pelantikan ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025, yang mengatur secara tegas dan transparan tentang pengangkatan Kepala Sekolah melalui sistem digital SIM KSPSTK.

Aturan baru ini memastikan bahwa setiap kepala sekolah yang diangkat benar-benar memenuhi standar profesional, mulai dari kualifikasi akademik minimal S1 atau D-IV, memiliki sertifikat pendidik, pengalaman manajerial, hasil penilaian kinerja minimal baik, hingga memenuhi ketentuan kepangkatan dan integritas.

Bahkan, seluruh proses dilakukan melalui sistem yang transparan dan akuntabel.

Baca juga: Cegah Dugaan Keracunan MBG Seperti di Simpang Mamplam Bireuen, Dapur SPPG Perlu Dievaluasi

Kepala Sekolah harus menjadi pemimpin yang adil, jujur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, khususnya generasi muda Kabupaten Bireuen.

Masa penugasan Kepala Sekolah adalah empat tahun dan dapat diperpanjang hingga dua periode, waktu tersebut harus dimanfaatkan secara optimal.

Namun demikian, jabatan tersebut akan terus dievaluasi setiap 6 bulan. “Saya  berharap para kepala sekolah
yang dilantik hari ini dapat menjadi teladan dalam etos kerja, integritas, dan inovasi.

Jangan hanya menjadi administrator, tetapi jadilah pemimpin pembelajaran yang visioner dan adaptif terhadap
perkembangan zaman,” pesan Bupati. 

Kemudian, jabatan fungsional, dari sekian banyak yang dilantik hari ini, porsi besar diisi oleh tenaga
kesehatan.

Sektor kesehatan adalah wajah utama pelayanan publik di Bireuen.

Baca juga: Hukum Pakai Mukena Warna-Warni saat Shalat dan Tarawih, Buya Yahya: Tidak Harus Putih, Asalkan

Masyarakat tidak hanya butuh obat, mereka butuh empati.

Bupati menekankan menekankan tiga poin utama bagi para tenaga kesehatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved