Kamis, 16 April 2026

Berita Bireuen

Seorang Dosen UNIKI Bireuen Akhiri Masa Pengabdian Setelah 18 Tahun

Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melepas dosen senior Sutoyo SE MSi yang mengakhiri masa pengabdian setelah 18 tahun.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS/Yusmandin Idris
PURNA TUGAS - Rektor UNIKI Bireuen, Dr Zainuddin Iba, SE, MM didampingi para wakil rektor, Senin (2/3/2026), menyerahkan piagam penghargaan kepada Sutoyo, SE, MSi yang berakhir masa pengabdian di UNIKI dalam pertemuan di ruang telekonferensi. 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melepas dosen senior Sutoyo SE MSi yang mengakhiri masa pengabdian setelah 18 tahun.
  • Sutoyo, pengajar mata kuliah Penganggaran Perusahaan dan Manajemen Keuangan, dikenal sebagai pendidik tekun dan berdedikasi.
  • Acara perpisahan dihadiri rektor, wakil rektor, dekan, pejabat kampus, serta BEM UNIKI sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melepas salah satu dosen seniornya, Sutoyo, SE, MSi yang telah mengakhiri masa pengabdian setelah 18 tahun. 

Sutoyo merupakan pengajar mata kuliah Penganggaran Perusahaan dan Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI. 

Acara perpisahan sekaligus penyerahan penghargaan dan dana pesangon digelar di ruang pertemuan telekonferensi UNIKI, Senin (2/3/2026).

Sutoyo, kelahiran Nganjuk, Jawa Tengah pada 14 Desember 1960, menempuh pendidikan di STIES Lamlagang Banda Aceh dan melanjutkan studi S2 di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. 

Ia bergabung dengan STIE Kebangsaan Lhokseumawe pada 2008, sebelum akhirnya menjadi bagian dari UNIKI Bireuen yang berada di bawah yayasan yang sama. 

Selama masa pengabdiannya, Sutoyo dikenal sebagai sosok pendidik yang tekun dan berdedikasi tinggi.

Baca juga: Relawan Mahasiswa UNIKI Hidupkan Ramadhan di Tenda Pengungsian Aceh Tengah

Dalam pertemuan perpisahan, Sutoyo mengenang perjalanan panjangnya sebagai dosen. 

Ia menceritakan pengalaman bersama Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba yang kala itu sering menempuh perjalanan dari Lhokseumawe ke Bireuen dengan bus ramping. 

Ia juga mengingat perjuangan mengikuti sertifikasi dosen yang baru berhasil lulus pada percobaan ketiga. 

“Pengabdian saya telah berakhir, dan saya berharap UNIKI semakin maju dan berkembang sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Aceh,” ujarnya.

Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba, SE, MM turut menyampaikan rasa haru atas berakhirnya masa tugas Sutoyo. 

Ia mengenang betapa sulitnya perjuangan para dosen mengikuti ujian sertifikasi, hingga nyaris putus asa, namun akhirnya berhasil.

“Banyak kenangan bersama beliau, terutama saat kami berjuang membangun kampus ini dari awal,” ungkapnya.

Baca juga: Dosen UNIKI Bireuen Kembangkan Urban Farming di Pesantren untuk Ketahanan Pangan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved