Banjir Landa Aceh
Beresiko Bencana Susulan, Kerusakan DAS Krueng Peusangan-Bireuen Perlu Penanganan Segera
“Kami berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkait dapat memprioritaskan penanganan DAS dan infrastruktur yang menyangkut keselamatan warga...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- DAS Krueng Peusangan di Bireuen rusak parah akibat banjir bandang akhir November 2025 dan dinilai perlu penanganan.
- Camat Peusangan Selatan, Saifuddin SKM M Kes, dalam Musrenbang kecamatan yang dibuka Bupati Bireuen H Mukhlis ST, menegaskan kerusakan DAS meliputi erosi tebing, pendangkalan, serta tumpukan kayu sisa banjir yang berisiko bencana susulan.
- Selain DAS, masyarakat mendesak perbaikan jalan dan jembatan lintas gampong yang rusak, termasuk jembatan baja Ulee Jalan–Suak yang putus total.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dampak banjir bandang akhir November lalu, Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan Bireuen rusak parah dan memerlukan penanganan segera dan serius.
Hal tersebut disampaikan Camat Peusangan Selatan, Saifuddin SKM M Kes dalam Musrenbang kecamatan setempat yang dibuka Bupati Bireuen, H Mukhlis ST.
Camat Peusangan Selatan, Saifuddin mengatakan, bahwa kerusakan sepanjang DAS Krueng Peusangan memerlukan penanganan serius.
Erosi tebing sungai, pendangkalan, serta tumpukan kayu sisa banjir dinilai berisiko memicu bencana susulan.
Selain itu, perbaikan jalan dan jembatan, terutama akses lintas gampong, menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kami berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkait dapat memprioritaskan penanganan DAS dan infrastruktur yang menyangkut keselamatan warga serta kelancaran aktivitas ekonomi pasca banjir,”
ujarnya.
Baca juga: Survei DAS Krueng Peusangan, Mapala ALASKA Umuslim Bireuen Temukan Alur Sungai Melebar Signifikan
Dalam musibah banjir akhir November lalu belasan desa di kecamatan tersebut terdampak banjir parah dan banyak rumah hilang dan rusak.
Desa yang dihantam banjir antara lain Desa Ulee Jalan, Babah Suak, Krung Beukah, Ulee Jalan ke Paya Crot maupun Paya Cut, Lueng Baro dan Desa Lueng Kuli.
Bahkan dalam musibah banjir, Dalam musibah banjir bandang, jembatan rangka baja Ulee Jalan – Suak, Peusangan Selatan, Bireuen putus total.
Jembatan itu hanya menyisakan sekitar 30 meter di kawasan desa Ulee Jalan, sedangkan lainnya ambruk ke sungai.
Sejak jembatan putus, masyarakat menggunakan perahu ketek atau sejenis rakit ditarik dengan tali seling.
Dalam pertemuan Musrenbang, sejumlah perwakilan masyarakat juga menyampaikan berbagai usulan.
Mukim Keude Asan Peusangan Selatan Ishak mengusulkan adanya mobil unit Pemadam kebakaran dan posnya di Peusangan Selatan untuk mempercepat penanganan, jika musibah kebakaran dan beragam usulan lainnya.
DAS Krueng Peusangan harus segera ada penanganan yang tepat karena sepanjang DAS Peusangan erosi sungai melebar dan dangkal serta masih banyak tumpukan kayu yang harus ada penanganan.
| Jembatan Wih Kanis Tak Kunjung Diperbaiki, Anggota DPRA Tagih Janji Kemen-PU |
|
|---|
| Jangkau Titik Kebakaran Sisa Kayu Banjir di Aceh Tamiang, Mesin Damkar Diseberangkan Pakai Perahu |
|
|---|
| Pemerintah Akui Sulit Bersihkan Lumpur |
|
|---|
| Dilanda Hujan, Huntara Korban Banjir di Langkahan-Aceh Utara Terendam Air |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Mulai Menerima Bantuan Jadup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Boat-ketek-menjadi-sarana-penyeberangan-di-Ulee-Jalan-Suak-Peusangan-Selatan.jpg)