Senin, 27 April 2026

Banjir Landa Aceh

Huntara Aceh Barat Hampir Rampung

Pembangunan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat terus dikebut dan hampir rampung.

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat terus dikebut dan hampir rampung
  • Progres pembangunan huntara di Gampong Jambak telah mencapai 98 persen. Sementara di Gampong Lawet telah mencapai 70 persen
  • Pemerintah daerah berharap pembangunan huntara ini dapat segera rampung sepenuhnya, sehingga warga terdampak banjir bandang bisa segera menempati hunian sementara

“Progres pembangunan huntara di Gampong Jambak telah mencapai 98 persen. Sementara di Gampong Lawet telah mencapai 70 persen dan masih terus dikebut pengerjaannya.” Teuku Ronal Nehdianysah, Plt Kepala BPBD Aceh Barat 

SERAMINEWS.COM, MEULABOH - Pembangunan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat terus dikebut dan hampir rampung. Ada 12 unit huntara yang dibangun dengan sebaran dua lokasi, masing-masing di Gampong Jambak sebanyak enam unit dan Gampong Lawet enam unit. 

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdianysah kepada Serambi, Selasa (3/3/2026).

“Progres pembangunan huntara di Gampong Jambak telah mencapai 98 persen. Sementara di Gampong Lawet telah mencapai 70 persen dan masih terus dikebut pengerjaannya,” kata Ronal.  

Di Jambak, terang Ronal, jaringan air dan listrik sudah tersedia dan hanya tinggal proses pengkoneksian ke masing-masing bangunan huntara. 

Selain pembangunan fisik, lanjut Ronal, kelengkapan dan kebutuhan dasar awal bagi penghuni di kedua kompleks huntara tersebut juga telah disiapkan. 

Fasilitas yang disiapkan oleh BNPB bersama BPBA, meliputi kasur, tikar, kompor, kasur lipat, kipas angin, sembako, bantal, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya.

“Untuk kebutuhan awal di kedua kompleks huntara sudah tersedia dan difasilitasi oleh BNPB pusat serta BPBA,” ungkap Ronal menerangkan.

Sedangkan peralatan pendukung tambahan yang dibutuhkan warga, seperti sembako lanjutan, kebutuhan pagar, penambahan seng untuk memperluas bagian dapur, serta perlengkapan harian seperti selimut dan sarung, akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD dan Dinas Sosial.

Pemerintah daerah berharap pembangunan huntara ini dapat segera rampung sepenuhnya, sehingga warga terdampak banjir bandang pada 26 November 2025 lalu bisa segera menempati hunian sementara dengan nyaman dan aman, sembari menunggu solusi hunian tetap ke depan.(sb)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved