Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Sagoe UIN Ar Raniry

LSP UIN Ar-Raniry Kantongi Lisensi BNSP, Siap Uji Kompetensi 9 Skema Profesi

Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Ar-Raniry Banda Aceh resmi mengantongi lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: IKL
Istimewa
HUMAS UIN AR-RANIRY - Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg saat melakukan audiensi dan diterima dua anggota Komisi BNSP, Prof Amilin dan Miftahul Azis, dalam rangka percepatan izin pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kampus tersebut, di Jakarta, Rabu (21/5/2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh resmi mengantongi lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikat lisensi LSP-P1 bernomor BNSP-LSP-2676-ID itu berlaku lima tahun, terhitung sejak 19 September 2025 hingga 19 September 2030.

Dengan lisensi tersebut, LSP UIN Ar-Raniry berwenang menyelenggarakan uji kompetensi serta menerbitkan sertifikat profesi yang diakui secara nasional.

Kampus ini mendapatkan lisensi untuk sembilan skema profesi, yakni Jenjang IV Bidang Kewirausahaan Industri, Jenjang IV Bidang General Banking, Kualifikasi 3 Bidang Perpustakaan, Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat, Asisten Pengembang Web (Assistant Web Developer), Perancangan Strategi dan Metode Pembelajaran, Pelaksanaan Pengaturan Variabel, Perencanaan Kegiatan Inkubator Bisnis Teknologi, serta Pengelolaan Administrasi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan capaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mutu lulusan.

“Universitas tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga memastikan mereka memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Dalam dunia kerja saat ini, sertifikasi kompetensi menjadi indikator penting profesionalisme,” ujar Prof Mujiburrahman di Banda Aceh, Kamis (5/3/2026).

Rektor menambahkan, kampus akan mendukung pengembangan LSP sebagai pintu masuk peningkatan kapasitas dan daya saing lulusan secara berkelanjutan.

“UIN Ar-Raniry berkomitmen menjadikan LSP sebagai entry point untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing lulusan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Prof Mujiburrahman menilai tren rekrutmen kerja kini semakin menekankan bukti kompetensi.

“Dunia kerja tidak lagi hanya melihat nilai akademik, tetapi juga keterampilan nyata yang dimiliki lulusan. Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan kesiapan tersebut,” ujarnya.

Sementara Direktur LSP UIN Ar-Raniry, Khatib A Latief, menyebut lisensi tersebut merupakan hasil kerja kolektif berbagai unsur di lingkungan kampus.

“Dengan lisensi ini, LSP UIN Ar-Raniry secara resmi dapat menyelenggarakan uji kompetensi di sembilan skema profesi. Ini hasil kerja tim dan dukungan pimpinan universitas,” kata dia.

Menurut Khatib, lembaganya akan menerapkan nilai inti PIQIR (Professional, Integrity, Quality, Inclusive, and Result-oriented) dalam setiap proses asesmen dan sertifikasi.

Ia memastikan seluruh tahapan berjalan kredibel dan transparan. Sebagai informasi, lisensi diperoleh setelah melalui sejumlah tahapan asesmen oleh asesor BNSP sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Proses itu meliputi penyusunan dan revisi skema sertifikasi, bimbingan teknis internalisasi skema, pelatihan asesor kompetensi, full assessment pada Agustus 2025, hingga witness assessment pada Februari 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved