Berita Banda Aceh
Sosiolog Sebut Antrean BBM di Aceh Dipicu Panic Buying, bukan Kelangkaan Stok
Antrian panjang BBM di Aceh lebih dipicu oleh panic buying akibat kekhawatiran masyarakat, bukan karena stok yang benar-benar langka.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Antrian panjang BBM di Aceh lebih dipicu oleh panic buying akibat kekhawatiran masyarakat, bukan karena stok yang benar-benar langka.
- Konflik di Timur Tengah memang memengaruhi harga minyak dunia, tetapi dampaknya di Indonesia masih bersifat psikologis, bukan krisis nyata.
- Sosiolog USK menekankan pentingnya komunikasi publik yang jelas agar masyarakat tidak bereaksi berlebihan, karena stok energi nasional sebenarnya aman.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fenomena antrean panjang BBM di Aceh saat ini lebih banyak dipicu oleh ketakutan masyarakat akan kelangkaan atau panic buying, meskipun secara stok pemerintah telah memastikan pasokan aman.
Persepsi ini semakin diperkuat oleh pemberitaan gejolak harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah, terutama perang Iran versus Amerika dan Israel.
Sosiolog yang juga Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Humam Hamid mengatakan, harus diakui bahwa konflik di kawasan tersebut dapat mempengaruhi pasar energi global.
Pasalnya kata dia, jalur distribusi minyak dunia seperti Selat Hormuz berada di kawasan itu.
Sehingga setiap gangguan di wilayah tersebut dapat mendorong kenaikan harga minyak dunia.
“Namun demikian, dampak langsung terhadap kelangkaan BBM di Indonesia, khususnya di Aceh, belum tentu terjadi dalam waktu dekat,” kata Prof Humam saat dimintai tanggapan oleh Serambinews.com, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: Antrean Panjang Hampir Seluruh SPBU di Bireuen, Kapolres Sebut Stok BBM Aman
Namun, ia mengingatkan, dalam situasi seperti ini, komunikasi pejabat publik juga sangat mempengaruhi perilaku masyarakat.
Pasalnya, pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, misalnya, dapat dengan cepat membentuk persepsi publik tentang kondisi pasokan energi.
Menurutnya, jika pesan yang diterima masyarakat ditafsirkan sebagai potensi gangguan pasokan.
Sebagian orang cenderung membeli BBM lebih banyak dari biasanya, sehingga antrian di SPBU menjadi panjang.
“Sebaliknya, komunikasi yang jelas dan konsisten mengenai ketersediaan stok dapat membantu meredam kepanikan,” ucapnya.
Secara fundamental, Indonesia memiliki stok energi yang cukup, dan distribusi BBM tetap berjalan normal.
Baca juga: Kapolda Aceh Minta Masyarakat Beli BBM Sesuai Kebutuhan, Penimbun Bisa Dipidana
Dampak perang di Timur Tengah memang dapat mempengaruhi harga minyak dunia dan secara tidak langsung berdampak pada beberapa komoditas.
Tetapi sejauh ini pengaruhnya masih terbatas dan lebih bersifat psikologis daripada krisis nyata.
Adapun hubungan antara konflik energi global dan harga sembako sebenarnya bersifat tidak langsung.
Jika harga minyak dunia naik dalam waktu lama, biaya transportasi dan distribusi barang juga bisa meningkat.
Dalam jangka tertentu hal itu dapat memberi tekanan pada harga beberapa komoditas pangan.
“Namun untuk saat ini, kondisi tersebut belum menunjukkan indikasi krisis pasokan pangan di Indonesia,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu bereaksi secara berlebihan terhadap antrian BBM yang terjadi saat ini.
Baca juga: Anggota DPRA Irfansyah Minta Masyarakat Aceh Tenang: Stok BBM Aman, jangan Terjebak Panic Buying
Konflik di Timur Tengah memang dapat mempengaruhi harga energi global, dan dalam jangka panjang bisa memberi tekanan pada biaya transportasi serta harga beberapa komoditas.
Namun kondisi tersebut tidak serta-merta berarti akan terjadi kelangkaan BBM atau krisis sembako di Indonesia.
“Yang kita lihat saat ini lebih merupakan refleksi kekhawatiran masyarakat terhadap ketidakpastian global, bukan karena pasokan energi benar-benar habis di dalam negeri,” pungkasnya.(*)
Prof Humam Hamid
sosiolog Aceh
Panic Buying
Fenomena Panic Buying
antrian BBM
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| BPSDM Aceh Canangkan Pembangunan Zona Integritas, Perkuat Komitmen Reformasi Birokrasi |
|
|---|
| Ajak Semua Pihak Hargai Kerja Keras Mualem Membangun Aceh, Kapolda: Ia Berupaya Keras Cari Bantuan |
|
|---|
| Mahasiswa Malaysia Belajar Tata Kelola Zakat di Baitul Mal Aceh |
|
|---|
| Rutan Banda Aceh Panen Tomat dan Terong Hasil Binaan |
|
|---|
| Pergub JKA Berlaku, Ini Daftar RS yang Masih Layani Pasien Tanpa Pandang Desil, Bagaimana Biayanya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prof-Humam-Aceh-Miskin-Dana-Outsus-Tinggal-1-Persen-Nyumbang-Lagi-ke-PON.jpg)