Rabu, 6 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Rutan Banda Aceh Panen Tomat dan Terong Hasil Binaan

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh di Gampong Kajhu, Aceh Besar, melaksanakan panen hasil pertanian berupa tomat dan terong di area

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PANEN TOMAT - Kepala Rutan Banda Aceh, Hari Kurniawan, melakukan panen tomat di rutan setempat hasil dari program pembinaan WBP, Rabu (6/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Rutan Kelas IIB Banda Aceh memanen tomat dan terong sebagai bagian program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan.
  • Program ini melibatkan warga binaan, hasil panen dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan di dalam rutan.
  • Kegiatan bertujuan membekali keterampilan warga binaan serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh di Gampong Kajhu, Aceh Besar, melaksanakan panen hasil pertanian berupa tomat dan terong di area ketahanan pangan rutan

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Program itu dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh sebagai bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Panen dilakukan bersama oleh petugas dan warga binaan yang selama ini terlibat aktif dalam pengelolaan lahan pertanian di lingkungan rutan.

Hasil panen tomat dan terong tampak segar dan berkualitas, mencerminkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Hasil pertanian tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan makanan bagi warga binaan di Rutan Banda Aceh.

Baca juga: Razia Malam, Petugas Temukan 4 Botol Kaca dalam Sel Rutan Banda Aceh

Kepala Rutan Banda Aceh, Hari Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan di dalam rutan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurut Hari, program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Banda Aceh merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

“Kami berkomitmen terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.

Melalui program tersebut, pihak rutan berharap warga binaan semakin termotivasi mengikuti kegiatan pembinaan dan mampu mengembangkan keterampilan yang berguna untuk kehidupan mereka setelah bebas nantinya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved