Berita Aceh Selatan
Kondisi Stabil, Semua Siswa Dugaan Keracunan MBG sudah Dipulangkan dari Puskesmas
Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Kasus dugaan keracunan yang dialami belasan siswa pasca mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja menunjukkan kabar baik.
- Seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian (Upara) kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
- Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Kasus dugaan keracunan yang dialami belasan siswa pasca mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja menunjukkan kabar baik.
Seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian (Upara) kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
“Alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil. Seluruh siswa yang sebelumnya dirawat sudah kembali ke rumah masing-masing dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya, Jumat (6/3/2026).
Meski demikian, katanya, pihak puskesmas memastikan bahwa proses pemantauan kesehatan para siswa tetap dilakukan.
Baca juga: Polres Aceh Selatan Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Pasie Raja
Tim tenaga kesehatan masih melakukan monitoring berkala untuk memastikan tidak ada gejala lanjutan setelah mereka kembali ke rumah.
“Tim kesehatan puskesmas tetap melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi pasien.
Ini untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik,” jelas Mariamah.
Terkait pertanyaan publik mengenai dugaan keracunan makanan dari menu MBG, pihak puskesmas memilih bersikap hati-hati.
Menurut Mariamah, tenaga medis tidak memiliki kewenangan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kami tidak bisa memastikan apakah ini keracunan makanan atau bukan. Fokus kami adalah memberikan penanganan medis dan memastikan pasien pulih,” katanya.
Ia menegaskan, penentuan apakah kejadian tersebut merupakan kasus keracunan makanan hanya dapat dipastikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang sebelumnya telah diamankan oleh tim terkait.
| Bayi Penderita Bocor Jantung di Aceh Selatan Terima Bantuan dari Kapolres |
|
|---|
| PUPR Aceh Selatan Anggarkan Rp4,85 Miliar untuk Penggantian Jembatan Gampong Seuneubok Pusaka |
|
|---|
| Bupati Mirwan Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Pemulangan Jenazah Warga Aceh Selatan dari Malaysia |
|
|---|
| Baitul Mal Aceh Selatan Bantu Bayi Penderita Bocor Jantung, Siapkan Dana Rujukan Rp2 Juta |
|
|---|
| Jalan Dikerok Sebabkan Debu dan 2 Pengendara Jatuh, HMI Tapaktuan Desak Rekanan Segera Aspal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mariamah-ka.jpg)