Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Selatan

Kondisi Stabil, Semua Siswa Dugaan Keracunan MBG sudah Dipulangkan dari Puskesmas

Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah 

 

Ringkasan Berita:
  • Kasus dugaan keracunan yang dialami belasan siswa pasca mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja menunjukkan kabar baik.
  • Seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian (Upara) kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
  • Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Kasus dugaan keracunan yang dialami belasan siswa pasca mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja menunjukkan kabar baik.

Seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian (Upara) kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Mariamah, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

“Alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil. Seluruh siswa yang sebelumnya dirawat sudah kembali ke rumah masing-masing dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya, Jumat (6/3/2026). 

Meski demikian, katanya, pihak puskesmas memastikan bahwa proses pemantauan kesehatan para siswa tetap dilakukan. 

Baca juga: Polres Aceh Selatan Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Pasie Raja

Tim tenaga kesehatan masih melakukan monitoring berkala untuk memastikan tidak ada gejala lanjutan setelah mereka kembali ke rumah.

“Tim kesehatan puskesmas tetap melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi pasien. 

Ini untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik,” jelas Mariamah.

Terkait pertanyaan publik mengenai dugaan keracunan makanan dari menu MBG, pihak puskesmas memilih bersikap hati-hati. 

Menurut Mariamah, tenaga medis tidak memiliki kewenangan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami tidak bisa memastikan apakah ini keracunan makanan atau bukan. Fokus kami adalah memberikan penanganan medis dan memastikan pasien pulih,” katanya.

Ia menegaskan, penentuan apakah kejadian tersebut merupakan kasus keracunan makanan hanya dapat dipastikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang sebelumnya telah diamankan oleh tim terkait.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved